Jateng

Ahmad Luthfi Minta Warga Tak Keluhkan Jalan Rusak dan Gelap di Medsos: Langsung Adukan ke LaporGub

×

Ahmad Luthfi Minta Warga Tak Keluhkan Jalan Rusak dan Gelap di Medsos: Langsung Adukan ke LaporGub

Sebarkan artikel ini
Jalan Rusak
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai menghadiri Halal Bihalal bersama kepala daerah dan ASN di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu, 25 Maret 2026. (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta warga yang melintasi wilayahnya untuk tidak menyampaikan keluhan terkait jalan rusak atau minimnya penerangan jalan melalui media sosial. Ia meminta masyarakat melapor langsung ke kanal resmi pemerintah agar dapat segera ada tindak lanjut.

Hal itu ia sampaikan merespons keluhan warga saat arus mudik Lebaran 2026 terkait kondisi jalan berlubang dan penerangan jalan yang kurang.

“Silakan yang komplain kepada channel yang jelas. Dinas kami bisa, PUPR kami bisa, LaporGub bisa, online teleponnya ada. Komplainnya jangan ke media sosial tapi langsung ke kami, pasti akan kami tanggapi,” ujar Luthfi usai menghadiri Halal Bihalal bersama kepala daerah dan ASN di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu, 25 Maret 2026.

BACA JUGA: Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran 2026, One Way Nasional GT Kalikangkung-Jakarta Mulai Buka

Terkait keluhan penerangan jalan, Luthfi menyebut penanganannya berada di bawah naungan Direktorat Lalu Lintas Jalan (DLLJ) dan Dinas Perhubungan. “Oh, nanti. Proses tanyakan ke dinas kami yang menangani,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Jawa Tengah menyebut ketersediaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan provinsi masih belum memenuhi kebutuhan.

Dari total kebutuhan sekitar 34 ribu unit, baru sekitar 15 ribu lampu yang terpasang. Adapun kekurangan lampu jalan tersebut mencapai sekitar 19 ribu unit atau sekitar 50 persen dari total kebutuhan.

Ahmad Luthfi Klaim Mudik Lebaran 2026 di Jateng Minim Keluhan Jalan Rusak hingga Macet

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menyampaikan evaluasi pelaksanaan mudik Lebaran di Jawa Tengah yang disebut berjalan positif.

“Evaluasi kami positif ya. Artinya positif begini, dari segi infrastruktur kami semuanya terjamin tidak ada public complain terkait dengan jalan. Kemudian yang kedua tidak ada kemacetan yang fluktuatif,” ujarnya.

Ia menyebut Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah tujuan utama pemudik pada Lebaran tahun ini.

“Di Jawa Tengah menjadi sentralnya mudik hampir 17,7 juta masyarakat mudik di tempat kita. Kalau jumlah kendaraan hampir 1.876.000 kendaraan,” kata Luthfi.

BACA JUGA: Arus Balik Melonjak, Volume Kendaraan di Tol Semarang–Solo Tembus 3.000 Unit per Jam

Selain itu, Luthfi memastikan ketersediaan bahan pokok selama periode mudik tetap terjaga. “Dari segi kebutuhan bahan pokok penting masyarakat tidak ada kelangkaan maupun tidak ada ketersediaan yang tersendat dan terjangkau semua oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut kondisi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah provinsi, dinas, serta kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas pasokan.

Lebih lanjut, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan fasilitas transportasi bagi pemudik, khususnya pekerja informal. Menurut keterangannya, program tersebut difokuskan bagi masyarakat pekerja informal asal Jawa Tengah agar dapat melakukan perjalanan mudik dan balik dengan aman.

“Dari mulai mudik kemarin sudah kami siapkan hampir 325 bus, kemudian 19 kereta api gratis. Kalau dihitung hampir 18 ribu masyarakat kita mudik dan balik nanti. Mereka adalah warga Jawa Tengah pekerja informal masih menjadi prioritas utama untuk kami openi ini,” pungkas Luthfi. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp