SEMARANG, beritajateng.tv – Arus balik dari arah Jawa Timur dan Solo mulai memadati ruas Tol wilayah Kabupaten Semarang pada H+2 Lebaran, Senin, 23 Maret 2026. Lonjakan volume kendaraan di Jalur B (arah Jakarta) terpantau sangat dominan sejak siang hingga Senin malam.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, mengungkapkan bahwa meski Jalur A (arah Solo) sempat padat pada pagi hari, fokus pengamanan kini beralih sepenuhnya ke Jalur B guna mengawal pergerakan pemudik yang kembali ke arah barat.
“Volume kendaraan di Jalur A sempat mencapai rata-rata hampir 3.000 kendaraan per jam pada siang hari, namun sore ini sudah melandai. Sebaliknya, Jalur B kini mengalami peningkatan signifikan,” jelas AKBP Ratna saat memantau situasi di Rest Area KM 456 B.
BACA JUGA: Arus Balik Awal Mulai Lintasi Tol Semarang–Solo, Jalur Fungsional Bawen–Ambarawa Perpanjang
Pantauan di KM 442 B atau kawasan Simpang Susun Bawen pada Senin pukul 18.30 WIB menunjukkan adanya antrean panjang. Kepadatan ini disebabkan oleh titik pertemuan antara arus utama dari arah Salatiga/Solo dengan arus kendaraan yang baru masuk melalui Gerbang Tol (GT) Bawen.
Lonjakan ini makin parah oleh mobilisasi masyarakat lokal yang baru saja selesai berwisata di sejumlah destinasi unggulan Kabupaten Semarang, sehingga arus di jalur arteri nasional juga ikut merayap.
Guna memastikan kelancaran arus, Polres Semarang mengerahkan personel tambahan dengan dukungan BKO Brimob dan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang.
BACA JUGA: Mulai Hari Ini! Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran 2026: Jadwal Contraflow, One Way, dan Ganjil Genap
Meskipun terjadi antrean di beberapa titik, pihak kepolisian memutuskan untuk tidak memberlakukan rekayasa contraflow di jalan arteri nasional.
“Situasi ketertiban dan kelancaran lalu lintas di dalam kota masih terkendali. Petugas kami siagakan di setiap persimpangan untuk melakukan pengaturan manual guna mengurai ketersendatan,” tambah Kapolres.





