Hukum & Kriminal

KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Ahmad Luthfi: Pejabat Harus Clear, Jangan Langgar Hukum

×

KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Ahmad Luthfi: Pejabat Harus Clear, Jangan Langgar Hukum

Sebarkan artikel ini
Fadia KPK
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa, 3 Maret 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, angkat bicara soal operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, 3 Maret 2026.

Luthfi mengaku, pihaknya menghormati sekaligus menunggu hasil pemeriksaan KPK. Tak hanya itu, Luthfi juga menyampaikan rasa prihatinya atas tertangkapnya Fadia. Hal itu Luthfi ungkap usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa, 3 Maret 2026 sore.

“Kami juga prihatin sekali ya. Prinsip, kami menghormati dari penyidikan yang dilakukan oleh KPK,” ujar Luthfi.

Tertangkapnya Fadia, menurutnya, menjadi pembelajaran bagi pejabat publik di Jawa Tengah untuk jujur dan bersih dalam mengemban jabatannya.

BACA JUGA: Harta Kekayaan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Baru Saja Terseret OTT KPK, Capai Rp85,6 Miliar!

“Jadi, secara tidak langsung ini pembelajaran bagi kita semua sebagai pejabat publik harus clear dan good government yang kita lakukan. [Kepada] bupati/wali kota sudah tak-sampaikan, kita harus menciptakan birokrasi yang bersih dengan jalan tidak melanggar hukum. Itu yang paling pokok,” imbuh Luthfi.

Sebelumnya, KPK juga melakukan OTT terhadap Bupati Pati, Sudewo. Fadia Arafiq menambah daftar kepala daerah di Jawa Tengah yang terkena OTT KPK. Terkait hal itu, Luthfi merespons singkat.

“Ya itu kan pelajaran, tergantung personelnya, itu kembali kepada personelnya,” pungkasnya.

Golkar Jateng Siap Beri Pendampingan pada Fadia Jika Perlu

Sebelumnya, KPK menangkap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam OTT di Jawa Tengah pada Selasa, 3 Maret 2026.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa, 3 Maret 2026.

Budi mengatakan, saat ini KPK membawa Fadia dan sejumlah pihak ke Gedung Merah Putih, Jakarta, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Kendati begitu, Budi belum mengungkapkan perkara yang menjerat Bupati Pekalongan. Ia juga belum mengungkapkan jenis barang bukti yang KPK amankan dalam operasi senyap tersebut.

Ketua DPD Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh, angkat bicara soal kadernya sekaligus Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang terjaring OTT KPK pada Selasa, 3 Maret 2026.

BACA JUGA: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT, Golkar Jateng Tunggu Hasil Pemeriksaan KPK

Saleh mengaku pihaknya masih menunggu pemeriksaan KPK terhadap Fadia dalam kurun waktu 1 x 24 jam.

“Kami dapat berita di media online terkait Bu Fadia. Kami menghargai proses hukum yg dilakukan oleh KPK. Kita tunggu aja hasil dari proses penyelidikan dalam 1 x 24 jam dari KPK,” ujar Saleh dalam keterangan resminya via WhatsApp, Selasa, 3 Maret 2026.

Saat disinggung soal pendampingan hukum dari Golkar Jawa Tengah, ia menyebut pihaknya akan menunggu permintaan langsung dari Fadia terkait hal tersebut.

“Terkait masalah pendampingan hukum tentu kami akan menunggu dari permintaan dari Bu Fadia jika memang membutuhkan pendampingan hukum,” jelas Saleh. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp