Pendidikan

Ajak Anak Autis Bermain Permainan Tradisional, Begini Cara Pusat Layanan Anak Terapkan Play Therapy

×

Ajak Anak Autis Bermain Permainan Tradisional, Begini Cara Pusat Layanan Anak Terapkan Play Therapy

Sebarkan artikel ini
anak autis
Anak autis binaan Rumah Layanan Autis Semarang bermain permainan tradisional, Jumat 23 Juni 2023. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Anak dengan autis juga bisa belajar melalui bermain, seperti halnya anak-anak dengan perkembangan normal lainnya.

Hal tersebut yang terlaksana oleh Pusat Layanan Anak (PLA) dalam kegiatan Pameran Kreativitas Individu dengan Autis, pada Jumat 23 Juni 2023.

Meski terkena sengatan panas matahari, kurang lebih 30 anak beserta pendampingnya terlihat antusias dalam mengikuti sesi bermain. Kali ini, permainan tradisional seperti egrang jadi pilihan panitia.

“Bermain permainan tradisional dapat membantu mereka belajar banyak hal, seperti memecahkan masalah, memahami pola, dan menguasai keterampilan motorik kasar dan halus,” ungkap Sari, Ketua Panitia Pameran Kreativitas Individu dengan Autis kepada beritajateng.tv.

BACA JUGA: Asah Kemampuan Motorik Anak Penyandang Autisme, PLA Kota Semarang Gelar Pameran Kreativitas

Sari menjelaskan, permainan tradisional terpilih karena merupakan media bermain yang mudah orang temukan di lingkungan sekitar anak. Selain itu, permainan tradisional memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak serta tidak memerlukan biaya yang mahal.

“Kami memilih permainan tradisional karena simpel, mudah ditemukan, dan anak-anak juga tidak terlalu susah memainkannya, apalagi manfaatnya juga banyak,” lanjutnya.

Meski sederhana, Sari juga mengungkapkan bahwa anak-anak autis bermain dengan cara yang berbeda daripada teman sebaya mereka. Oleh sebab itu, perlu kesabaran dalam membimbing anak autis dalam bermain permainan tradisional.

BACA JUGA: Bukan Hanya Sebagai Kegiatan Seni, Begini Makna Melukis Bagi Anak Penyandang Autisme

Terapi Bermain Bagi Anak Autis

Metode terapi dengan permainan sendiri sebutannya yakni terapi bermain (play therapy). Tak hanya permainan tradisional, berbagai jenis permainan lain juga bisa kita gunakan untuk terapi anak autis, sesuai dengan perkembangan dan usianya.

Permainan sederhana seperti menyusun kepingan gambar, menyusun balok susun, menggambar, mewarnai, hingga bermain lego juga memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak autis.

“Kami ajarkan beberapa permainan dan kegiatan lainnya tersebut agar anak-anak ini bisa merasakan. Kalau mereka juga bisa, mungkin untuk permainan di luar ruangan memang tidak semua anak terbiasa, tapi pelan-pelan di coba,” imbuh Sari. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp