SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 77 pelajar SD, SMP, dan SMA dari berbagai sekolah di Jawa Tengah-DIY mengikuti kejuaraan panjat tebing di Aldakawanaseta Climbing Dinus Fest 2025, pada Minggu, 9 Februari 2025.
Mereka mengikuti kejuaraan panjat tebing pada kategori lead climbing. Dengan waktu enam menit, para peserta berlomba mencapai puncak dan mengumpulkan poin terbanyak.
Ketua UKM Mapala Udinus, Nurul Hikmah, mengatakan, ajang bertajuk Aldakawanaseta Climbing Dinus Fest 2025 ini berlangsung selama dua hari, atau sejak Sabtu, 8 Februari kemarin dengan pembagian babak quarter final, semifinal, dan final.
Kegiatan yang diinisiasi UKM Mahasiswa Pecinta Alam Udinus itu diikuti oleh peserta dari berbagai daerah; mulai dari Semarang, Solo, Kebumen, hingga Yogyakarta.
“Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan festival tersebut, di mana semua UKM bikin event. Kami dari UKM Mapala mengadakan event panjat tebing tingkat regional Jateng DIY,” katanya kepada beritajateng.tv, Minggu, 9 Februari 2025.
BACA JUGA: Sumbang Emas untuk Jateng, Atlet Panjat Tebing Berusia 17 Tahun Ini Semringah di PON 2024
Nurul mengatakan, olahraga yang memacu adrenalin tersebut kian banyak anak-anak minati. Pihaknya kemudian menggelar kompetisi di mana mempertemukan siswa SD, SMP, dan SMA dalam satu kategori yang sama, yakni lead climbing.
Total, ada 9 peserta putri dan 8 peserta putra yang bertarung dalam babak final. Uniknya, ada satu siswa SD yang mampu masuk ke babak final dalam kategori lead putri.
“Meski gabung semua, dalam laga final putri ada satu siswi SD yang bertarung dengan delapan kakak-kakak SMA lainnya,” kata Nurul.
Ia adalah Arimbi Adha Nandini dari SDN 1 Mindahan, Jepara. Namun sayangnya, Arimbi belum berhasil masuk ke tiga besar.
Ajang jaring bibit muda atlet panjat tebing
Lebih lanjut, Nurul menyebut kejuaraan ini bertujuan untuk mengenalkan olahraga panjat tebing kepada masyarakat luas, terutama generasi muda.
Selain itu, lanjutnya, kejuaraan ini juga hisa menjadi sarana penjaringan atlet berbakat. Pasalnya, panita membatasi peserta hanya hanya untuk atlet non-PON.
Ia pun berharap, dengan adanya ajang ini, kecintaan generasi muda pada olahraga panjat tebing akan semakin tumbuh. Khusus untuk Jawa Tengah, mampu menciptakan atlet-atlet nasional layaknya Kiromal Katibin.
BACA JUGA: Ungguli Veddriq Leonardo, Atlet Panjat Tebing Jawa Tengah Kiromal Katibin Raih Emas di PON 2024
“Harapannya peserta bisa lebih menyukai olahraga panjat tebing soalnya selain bisa ikut kompetisi, mereka bisa mengaplikasikannya di tebing langsung, bisa mengeksplorasi alam dan juga olahraga,” tandas Nurul.
Sementara itu, dalam laga final yang mempertemukan 8 finalis putra dan 9 finalis putri, Icuk Wibianto (SMAN 4 Purwokerto) dan Dinnar Zahratussyifa Shaffa Afizta (SMAN 11 Semarang) berhasil keluar sebagai juara dan merebut medali emas. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





