Sementara, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Semarang, Yudi Wibowo mengatakan, ada beberapa dedicated programs atau program khusus Dinas. Antara lain revitalisasi Pecinan senilai Rp 10,5 miliar, rehab rumah tidak layak huni (RTLH) sebesar Rp 15,3 miliar. Fasilitasi sanitasi dan pembangunan sarpras sanitasi sebesar Rp 3,4 miliar, fasilitasi sumber air bersih senilai Rp 3,3 miliar.
Adapun Pokir juga masuk dedicated program dengan Anggaran sebesar Rp 146,5 miliar.
“Pokir itu pokok pikiran dewan. Ada yang ngajukan perbaikan lampu, infrastruktur lain seperti jalan, paving, talud, beton. Itu aspirasi dari dewan. Per dewan sekitar Rp 1 miliar,” sebutnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





