Politik

Anggota DPRD Jateng Mawahib hingga Eks Sekda, 5 Tokoh Ini Daftar Pilkada Kudus 2024 Lewat Demokrat

×

Anggota DPRD Jateng Mawahib hingga Eks Sekda, 5 Tokoh Ini Daftar Pilkada Kudus 2024 Lewat Demokrat

Sebarkan artikel ini
Bupati Kudus
Ilustrasi bendera Partai Demokrat. (ant)

KUDUS, beritajateng.tv – Lima tokoh mendaftarkan diri untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus 2024 melalui Partai Demokrat. Penjaringan calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus oleh Partai Demokrat sendiri telah tutup pada Rabu, 15 Mei 2024.

Kelima tokoh tersebut serius menunjukkan keinginannya untuk mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat dengan mengembalikan berkas pendaftaran. Kelima sosok tersebut yakni:

BACA JUGA: Viral Pria Mengaku Soekarno saat Daftar Bakal Calon Bupati Kudus, Bikin Netizen Pusing

  1. Imam Baikuni
  2. Mawahib (Anggota DPRD Jateng)
  3. Masan (Ketua DPRD Kudus sekaligus Ketua PDIP Kudus)
  4. Samani Intakoris (Eks Sekda Kudus)
  5. Bellinda Putri Sabrina Birton

Ketua DPC Partai Demokrat Kudus, Mardijanto, mengungkapkan bahwa sejak pembukaan penjaringan pada 7 Mei, total ada delapan tokoh yang mengambil formulir pendaftaran baik untuk calon bupati maupun wakil bupati.

Namun, hingga 14 Mei 2024, baru lima tokoh yang mengembalikan berkas pendaftaran. Dari lima tokoh tersebut, empat di antaranya mendaftar sebagai calon bupati dan satu sebagai calon wakil bupati.

BACA JUGA: Salah Satunya Ketua DPRD Masan Politikus PDIP, 6 Sosok Ini Daftar Pilkada Kudus 2024 Lewat PKB

Pihaknya pun masih menunggu beberapa tokoh lain yang berencana mengembalikan berkas pendaftaran pada hari terakhir penjaringan.

Mardijanto menambahkan bahwa semua pendaftar pihaknya terima dengan baik, dan nama-nama yang telah mengembalikan berkas pendaftaran akan ia serahkan ke DPD dan DPP untuk proses selanjutnya.

BACA JUGA: OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Saka Dana Mulia Kudus

Lebih lanjut, Partai Demokrat Kudus akan berhati-hati dalam menentukan rekomendasi calon bupati dan wakil bupati Kudus. Keputusan akhir mengenai rekomendasi partai berada di tangan DPP setelah melalui beberapa penilaian.

“Kami tidak berani gegabah, harus hati-hati. Prinsip kami yang siap segalanya. Kami lihat kondisi,” tandas Mardijanto. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp