Sementara itu, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, Ganis Erutjahjo, menyampaikan musim angin baratan juga berdampak pada kondisi laut. Gelombang dengan kategori sedang masih berpotensi terjadi di perairan Jawa Tengah.
“Berdasarkan prakiraan kami, peningkatan gelombang masih berlangsung, namun dampaknya terbatas di wilayah perairan dan tidak mengancam permukiman pesisir,” katanya.
BMKG Maritim mengimbau nelayan dan pelaku aktivitas kelautan agar rutin memantau informasi cuaca dan gelombang laut melalui kanal resmi BMKG, baik media sosial maupun media elektronik.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat melaut, termasuk bagi nelayan, pencari kerang, dan pelaku usaha kelautan lainnya,” tutup Ganis. (*)
Editor: Farah Nazila





