Meski demikian, pendekatan yang Sean Baker lakukan dalam film ini sangatlah menarik dan unik. Ia memadukan kisah dongeng dan studi karakter dengan tampilan emosi yang raw itu cukup memabukkan para penontonnya. Di samping itu, Sean Baker juga menggabungkan humor absurd dengan refleksi mendalam tentang kehidupan sosial dan ekonomi. Terlebih saat ia melibatkan para utusan keluarga Vanya, membawa tawa sekaligus menunjukkan sisi tragis dari kekuasaan, oligarki, dan eksploitasi. (*)
Anora, Lebih dari Sekedar Ani-ani Terperangkap Rayuan Anak Oligarki Ingusan


