Sementara itu, Anggota Bawaslu Blora, Muhammad Musta’in membenarkan atas laporan tim kuasa paslon ASRI ini. Ia menyampaikan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Iya benar, memang ada laporan dan kami sudah menerima laporan itu. Kemudian kami akan menindaklanjuti dengan melakukan penelitian atau survei di lapangan apakah sesuai dengan yang di laporkan atau tidak,” Ucap Musta’in.
Lebih lanjut, Musta’in menambahkan, bahwa perusakan alat peraga kampanye adalah pelanggaran.
“Memang perusakan APK memang termasuk pelanggaran karena APK termasuk cara atau media berkampanye, yang tentu, bisa dikatakan pelanggaran pidana,” jelasnya.
Respons Arief Rohman terkait perusakan APK
Saat mendapatkan informasi adanya dugaan perusakan APK, Arief Rohman meminta agar pendukung paslon ASRI tetap tenang dalam menyikapi fenomena perusakan APK.
“Iya betul mas, kami dapat laporan ada beberapa wilayah yang APK nya rusak. Seperti di wilayah Banjarejo dan Cepu. Kalau dilihat dari foto yang dikirim, kerusakannya bukan karena angin. Kami prediksi ada oknum yang memancing agar kondusifitas kampanye Pilkada di Blora memanas,” ucapnya.
BACA JUGA: Turut Rayakan Hari Batik, Arief Rohman Dorong Perajin Batik di Blora Naik Kelas
Namun demikian pihaknya tekankan agar para pendukung dan simpatisan ASRI tetap tenang dan adem. Jangan sampai terpancing dengan kejadian ini.
“Kita harus tetap santun, jangan sampai membalas dengan merusak APK pasangan lain. Semua simpatisan dan relawan kami minta tetap berkarya dan menebar manfaat untuk masyarakat. Kita bangun kampanye yang aman damai dan adem ayem asri,” tambahnya. (*)
Editor: Farah Nazila