Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan kabarnya mengundang kedua pihak untuk bertemu di Islamabad pada Jumat guna merampungkan kesepakatan final.
Untuk saat ini, pasar merespons positif kabar gencatan senjata tersebut. Namun, volatilitas harga minyak diperkirakan masih akan tinggi dalam waktu dekat, terutama karena pelaku pasar terus memantau perkembangan situasi di Selat Hormuz, termasuk pergerakan kapal tanker yang melintasi jalur vital tersebut. (*)





