“Hari Minggu kemarin jam 15.00 WIB kami kan serah terima kunci, terus jam 20.00 itu kan kami bersih-bersih. Waktu buka kontainer kaget banget kok ada barang itu (peluru). Takut banget awalnya,” ujar Fakhrul di lokasi, Senin, 30 Juni 2025.
Polisi kemudian mengamankan peluru yang biasa untuk amunisi senjata laras panjang tersebut. Peluru juga pihaknya bawa ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





