SEMARANG, beritajateng.tv – Dunia kerja terus bergerak menuju era yang semakin digital dan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Di tengah perubahan tersebut, kebutuhan akan perangkat kerja yang cepat, aman, dan mampu mendukung mobilitas tinggi menjadi semakin penting bagi kalangan profesional maupun pemimpin perusahaan.
Menjawab kebutuhan itu, ASUS menghadirkan ExpertBook Ultra, laptop bisnis premium terbaru yang memberikan pengalaman kerja lebih produktif. Melalui kombinasi performa AI mutakhir, keamanan tingkat enterprise, serta desain ringan yang mendukung mobilitas.
Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, mengatakan bahwa ASUS ExpertBook Ultra di kembangkan untuk menjawab tuntutan dunia bisnis modern. Yang kini semakin mengandalkan pemrosesan data, kolaborasi virtual, dan teknologi AI dalam aktivitas sehari-hari.
“ASUS ExpertBook Ultra hadir sebagai fondasi baru bagi era Copilot+ PC. Laptop ini memiliki prosesor Intel Core Ultra X9 Processor 388H terbaru yang berpadu dengan NPU berkemampuan hingga 50 TOPS. Sehingga mampu menangani berbagai kebutuhan AI secara lebih cepat dan efisien,” ujar Eric.
Kemampuan AI menjadi salah satu nilai jual utama ASUS ExpertBook Ultra. Dengan dukungan Neural Processing Unit (NPU) generasi terbaru. Berbagai proses berbasis AI dapat dijalankan langsung di perangkat tanpa membebani prosesor utama.
BACA JUGA: Laptop Turun Harga Agustus 2025, Pilihan Hemat dan Berkualitas
Fitur ASUS AI ExpertMeet, misalnya, memungkinkan transkripsi rapat otomatis, penerjemahan bahasa secara real-time. Hingga optimasi kamera video conference terlaksana secara lokal melalui NPU.
Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kecepatan pemrosesan, tetapi juga membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil dan konsumsi daya lebih hemat selama penggunaan intensif.
Menurut Eric, keunggulan tersebut sangat terasa dalam aktivitas kerja harian yang melibatkan banyak aplikasi sekaligus.
“Ketika pengguna harus mengikuti rapat daring, mengolah data dalam jumlah besar di spreadsheet, hingga menyusun presentasi secara bersamaan. ASUS ExpertBook Ultra mampu menjalankannya dengan lancar tanpa mengorbankan performa,” katanya.
Selain performa, ASUS juga menghadirkan inovasi pada sektor visual melalui layar Tandem OLED berukuran 14 inci dengan tingkat kecerahan hingga 1.400 nits.
Teknologi ini memungkinkan tampilan tetap terlihat jelas meski kita gunakan di area luar ruangan seperti bandara, kafe, atau ruang terbuka dengan paparan sinar matahari langsung.
Bagi profesional yang sering berpindah lokasi kerja, kemampuan tersebut menjadi nilai tambah. Karena dokumen, grafik bisnis, maupun materi presentasi tetap mudah terbaca dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Eric menyebut penerapan Tandem OLED di segmen laptop bisnis merupakan langkah besar yang belum banyak dilakukan di industri.
“Teknologi Tandem OLED tidak hanya menghasilkan layar yang jauh lebih terang. Tetapi juga membantu memperpanjang usia panel dan mengurangi risiko burn-in yang sering menjadi kekhawatiran pengguna OLED konvensional,” jelasnya.
Mobilitas menjadi salah satu faktor utama dalam memilih laptop bisnis. ASUS ExpertBook Ultra hadir dengan bobot sekitar 1,1 kilogram sehingga mudah kita bawa dalam berbagai perjalanan kerja.
Meski ringan, ASUS mengklaim perangkat ini memiliki ketahanan tinggi berkat penggunaan material premium yang telah memenuhi standar militer AS MIL-STD 810H.
Dalam pengujian internal, perangkat ini disebut mampu menahan tekanan hingga 100 kilogram tanpa mengalami kerusakan struktural yang berarti.
“Banyak kerusakan laptop justru terjadi saat perangkat terhimpit di dalam tas yang penuh dokumen atau perlengkapan kerja lainnya. Karena itu kami memastikan daya tahan fisiknya benar-benar mendukung kebutuhan profesional yang aktif bepergian,” ujar Eric.
Di era digital, perlindungan data menjadi faktor yang tidak kalah penting daripada performa.
Punya Sistem Keamanan ASUS ExpertGuardian
ASUS membekali ExpertBook Ultra dengan sistem keamanan ASUS ExpertGuardian yang telah mengantongi sertifikasi NIST Level-4.
Teknologi ini menghadirkan perlindungan berlapis pada level perangkat keras untuk menjaga data perusahaan tetap aman dari ancaman pencurian maupun peretasan.
Menurut Eric, bahkan jika perangkat fisik hilang atau SSD di lepas dan di pasang pada perangkat lain. Data yang tersimpan tetap tidak dapat di akses oleh pihak yang tidak memiliki otorisasi.
“Perusahaan saat ini tidak hanya berinvestasi pada perangkat keras, tetapi juga pada keamanan informasi yang menjadi aset penting bisnis. Karena itu perlindungan data menjadi fokus utama dalam pengembangan ExpertBook Ultra,” katanya.
Kombinasi performa AI hingga 50 TOPS, layar Tandem OLED ultra terang, desain ringan, daya tahan kelas militer. Serta keamanan enterprise menjadikan ASUS ExpertBook Ultra sebagai salah satu pemain baru yang serius di segmen laptop bisnis premium.
Di tengah meningkatnya kebutuhan akan perangkat kerja yang mampu mendukung produktivitas berbasis AI. ASUS tampaknya tidak sekadar menghadirkan laptop dengan spesifikasi tinggi.
Perusahaan berupaya membangun standar baru tentang bagaimana laptop bisnis modern seharusnya bekerja: cepat, aman, cerdas, dan siap mendampingi profesional menghadapi tantangan masa depan. (*)





