DELI SERDANG, beritajateng.tv – Harapan satu-satunya tinju Jateng Burhanuddin Aduraf gagal mewujudkan target medali emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Dalam laga kelas 71-75 kg putra di GOR Universitas HKBP Nommensien, Burhan panggilannya, gagal mengatasi perlawanan petinju gaek Sulut, Vinki Montolalu.
Ia dinyatakan kalah angka dari Vinki, dan mengamankan medali perak. Sedangkan perunggu diraih petinju Sulsel, Kore Fira dan Ibnu Hibban (Aceh).
BACA JUGA: Hanya Raih 1 Medali Emas, Kickboxing Jawa Tengah Gagal Penuhi Target di PON 2024
Usai laga, Ketua umum Pengprov Pertina Jateng, Kairul Anwar, meminta maaf kepada segenap masyarakat Jateng atas kegagalan untuk menjaga tradisi medali emas PON.
”Sata kira Burhan sudah berjuang maksimal. Ia hanya kalah beruntung, karena itung-itungan poin kita tidak kalah,” kata Kairul.
Ia tetap mengapresiasi perjuangan para atlet tinju Jateng yang sudah melakukan persiapan lomba bulan Pelatda dsn juga berjuang di Pematang Siantar sejak 7 September 2024.
BACA JUGA: Pulang dari Timnas, Adi Satryo Turut PSIS Semarang Lawan PSM Makassar, Siap Amankan Gawang?
Sementara itu, pelatih Jateng, Puspa Aprilia, mengaku kaget ketika pertandingan memutuskan Burhan kalah.
”Hitung-hitungan, dari ronde pertama ronde Burhan tidak kalah. Ia menang inisiatif, agresifitas dapat, pukulannya juga masuk. Akan tetapi, memang harus kita akui menghadapi petinju berpengalaman, memang tantangan bagi Burhan,” katanya.
Puspa berharap, hasil pertandingan di Pematang Siantar akan menjadi bahan evaluasinya ke pengurus, karena ada beberapa petinjunya yang masih muda dan punya potensi besar ke depannya. (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





