Ayah Tiri di Blora Tega Melempar Anaknya ke Dinding Hingga Tewas

BLORA, 24/10 (BeritaJateng.Tv) – Hanya karena uang Rp. 10.000 ayah tiri di Blora ini tega menganiaya anaknya dengan cara menjambak rambutnya, dan melempar ke dinding hingga tak bernyawa.

Peristiwa itu sempat ia tutupi selama satu bulan lebih, namun akhirnya Polisi berhasil mengendusnya.

Seperti sebuah pepatah, sepandai pandai menyimpan bangkai akhirnya tercium juga. Itulah yang pantas disematkan kepada Hendra Irawan, seorang ayah yang tega membunuh anak tirinya sendiri di Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada 10 September lalu. “Saya khilaf. Saya menyesal,” kata Hendra.

Setelah sempat beberapa kali mengelak, pelaku akhirnya mengakui telah membunuh anak tirinya yang masih berusia 8 tahun dan masih duduk dibangku kelas II SD swasta di Blora.

Hendra mengaku, aksi pembunuhan tersebut dipicu hanya gara-gara korban menghabiskan uang sepuluh ribu rupiah yang diberi pamannya.

“Pelaku yang emosi lalu menganiaya korban memukul kepala, dada dan tubuh bagian belakang. Yang paling parah pelaku menjambak rambut korban dan dilempar ke dinding, hingga korban tak sadarkan diri, ” jelas Kasat Reskrim Polres Blora AKP Supriyo.

Akibat penganiayaan itu korban mengalami luka di sejumlah tubuhnya serta cidera berat di kepala bagian belakang, dan meninggal dunia saat berada di rumah sakit.

Jenazah korban sendiri saat ini telah dimakamkan di pemakaman umum Polaman.

Atas perbuatannya itu pelaku dijerat dengan tiga pasal berlapis Undang – Undang perlindungan anak, penganiayaan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). (Her/El)

Leave a Reply