HeadlineNews UpdatePolitik

PDI Perjuangan Jatuhkan Sanksi ke Ganjar Buntut Pernyataan Siap Maju Pilpres

×

PDI Perjuangan Jatuhkan Sanksi ke Ganjar Buntut Pernyataan Siap Maju Pilpres

Sebarkan artikel ini
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua Bidang Kehormatan Partai Komarudin Watubun sebelum mengklarifikasi Ganjar Pranowo. (DPP PDI Perjuangan)

JAKARTA, 25/10 (beritajateng.tv) – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendapat sanksi teguran lisan dari PDI Perjuangan,. Hal itu sebagai buntut pernyataannya siap maju pada Pilpres 2024.

Sanksi dijatuhkan setelah Ganjar diklarifikasi di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (24/10/2022).

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Ganjar melanggar instruksi Ketua Umum nomor 4503/Internal/DPP/X/2022 yang diterbitkan 7 Oktober 2022 lalu. Instruksi tersebut mengatur soal komunikasi politik.

“Tanggal 7 Oktober itu sudah dikeluarkan instruksi dari DPP PDIP, ditanda tangan oleh Ketum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri. Saya sebagai Sekjen di sini ditegaskan tentang komunikasi politik. Surat ini sangat jelas dan tidak bisa ditafsirkan berbeda,” katanya.

Hasto juga mengingatkan pidato Presiden Jokowi saat menghadiri acara puncak HUT Partai Golkar ke-58 pada Jumat, 21 Oktober 2022 lalu. Menurut dia, kala itu Jokowi mengingatkan parpol bahwa soal pencarian pemimpin nasional, mesti cermat dan hati-hati.

“PDIP juga terus menjabarkan yang disampaikan Pak Presiden Jokowi pada saat HUT Golkar, bahwa terkait pemimpin nasional, Presiden, Capres, dan Cawapres, harus dilakukan dengan cermat, hati-hati,” ujarnya.

Menurut Hasto, teguran kepada Ganjar merupakan hal biasa dalam organisasi. Dia mengatakan keputusan ini penting mengingat soal Capres dan Cawapres menyangkut masa depan bangsa dan negara.

“Ini merupakan hal yang biasa. Partai menegakan disiplin organisasi partai karena urusan Capres dan Cawapres itu menyangkut keselamatan bangsa dan negara,” katanya.

Hasto pun meminta para kader untuk berfokus turun ke bawah dan menyelesaikan berbagai masalah bangsa. Semua kader harus bersabar hingga Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengumumkan Capres maupun Cawapres yang diusung.

“Mari berpolitik dengan mengakar, membumi, kita selesaikan masalah-masalah bangsa. Seluruh anggota dan kader tidak terkecuali wajib turun, sampai Ibu Ketum ambil keputusan yang tepat pada momentum yang tepat,” ujarnya.

Ketua Bidang Kehormatan Partai DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun menyampaikan sanksi yang diberikan kepada Ganjar berupa teguran lisan. Menurut dia, pernyataan Ganjar menimbulkan multitafsir.