Ia pun menyayangkan investasi yang makin ramai di Kota Semarang, namun mesti berbarengan dengan perusahaan setempat yang menutup bisnisnya.
Lebih lanjut, Aulia menyebut faktor upah turut andil dalam badai PHK ini. Sebab, upah yang menurutnya rendah membuat pekerja hanya bisa memenuhi kebutuhan primer. Maka, industri yang bergerak di bidang sekunder bisa jadi gulung tikar.
“Kalau upahnya tinggi, daya beli itu meningkat. Perusahaan sendiri yang akan lebih aman. Sekarang ditekan upahnya, buruh menahan belanja sekunder, hanya primer,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





