HeadlineNews UpdatePariwisata

Bangkitkan Pariwisata Kota Semarang Lewat Jambore Pokdarwis

×

Bangkitkan Pariwisata Kota Semarang Lewat Jambore Pokdarwis

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau stand Pokdarwis Gayamsari di Jambore Pokdarwis yang digelar di Hutan Wisata Tinjomoyo Semarang, Jumat (10/3/2023). (Ellya - beritajateng.tv)

SEMARANG, 12/3 (beritajateng.tv) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggeliatkan kembali sektor pariwisata dengan menggelar Jambore Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Semarang pada Jumat (10/3/2023).

Ketua Umum DPP Paguyuban Wong Semarang (Pawon Semar) Hendrardji Soepandji menyambut baik dan mengapresiasi Jambore Pokdarwis dan Lomba Foto dan Video yang diselenggarakan Pemerintah Kota Semarang.

“Kami menyambut baik kegiatan ini, dan kami berusaha untuk membantu Pemkot Semarang dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun asing. Dan kami juga berusaha agar dalam apresiasi Pokdarwis tingkat provinsi, Pokdarwis Semarang ini bisa menjuarai dari 34 se-kabupaten kota di Jawa Tengah,” jelas adik kandung mantan Jaksa Agung, Hendarman Soepandji tersebut, Jumat (10/3/2023/).

Ia optimis dengan banyak agenda kegiatan bisa menggelorakan dunia pariwisata di Kota Lunpia ini.  “Termasuk dalam rangka untuk menyambut hari jadi kota Semarang. Persiapan-persiapan pasti akan kami lakukan, intinya kami sangat menyambut baik kerja sama ini. Siap mendukung kebijakan bu Wali kota dan siap membantu dengan berbagai upaya untuk memaksimalkan target yang ditetapkan pemerintah kota Semarang,” imbuhnya.

Jambore Pokdarwis dan lomba foto-video yang diselenggarakan di Hutan Wisata Tinjomoyo tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu beserta jajarannya guna menggenjot sektor pariwisata yang sempat terjun bebas akibat pandemi.

“Tentunya dalam rangkaian kegiatan HUT Kota Semarang ke 476, ini adalah untuk bagaimana membangkitkan sektor pariwisata yang mengalami terjun bebas karena pandemi Covid-19. Di dalam kegiatan pariwisata sendiri ada praktik-praktik pemberdayaan masyarakat,” ungkap Mbak Ita, biasa wali kota Semarang disapa.

Dirinya juga menyampaikan mengenai desa wisata yang sekarang cukup menjadi primadona para wisatawan semenjak pandemi.