SEMARANG, beritajateng.tv – Banjir kembali melanda dua wilayah di Kota Semarang, yakni Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan dan Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Jumat malam, 15 Mei 2026.
Peristiwa ini menyebabkan satu warga hilang tersapu arus banjir di Mangkang Kulon. Sementara satu warga lainnya di kelurahan Wonosari, mengalami cedera akibat jatuh dan harus mendapatkan perawatan medis.
Khusus di Wonosari dari data yang beritajateng.tv himpun, banjir terjadi di RW 6 dan 7 akibat limpasan Sungai Beringin. Selain itu banjir juga terjadi di RW 1 dan RW 1 akibat limpasan Sungai Plumbon.
Lurah Wonosari, Muhammad Tiqfar, mengatakan banjir terjadi akibat limpasan Sungai Beringin dan Sungai Plumbon yang meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
“Banjir terjadi di RW 6 dan RW 7 akibat limpasan Sungai Beringin, sementara di RW 1 juga terdampak limpasan Sungai Plumbon. Titik terparah berada di RW 2 Perumahan Gunungjati dengan ketinggian air sekitar 1,5 meter,” ujarnya.
BACA JUGA: Pilus Evaluasi Banjir di Event SNC, Minta Perbaikan Drainase Segera Dilakukan
Banjir merendam ratusan rumah serta sejumlah fasilitas umum, termasuk masjid, taman kanak-kanak, dan SD Wonosari 01.
Dalam kejadian tersebut, seorang warga mengalami dislokasi bahu setelah terjatuh saat menyelamatkan barang berharga.
“Korban langsung kami evakuasi dan bawa ke RSUD Tugurejo untuk mendapatkan perawatan karena mengalami dislokasi bahu,” tambahnya.
Selain perkampungan, lanjut Tiqfar, ada beberapa fasilitas umum yang juga terdampak yakni satu buah masjid, satu taman kanak-kanak, dan SD Wonosari 01.
“Kami akan lalukan pembersihan Sabtu ini, salah satunya di area perkampungan dan fasilitas umum yang terdampak,” jelasnya.
Camat Tugu, Muhammad Mirzaq Effendi mengungkapkan ada 5 RW di Kelurahan Mangkang Kulon yang terdampak banjir, karena tanggul Sungai Plumbon jebol dengan panjang sekitar 40 meter.





