“Saya rasa Kementan sudah menambah luas tambah tanam. Kalau kondisinya alih fungsi, Kementan sudah melakukan penambahan areal tanam,” ucap dia.
Oleh sebab itu, tutur Kennedy, alih lahan itu tak begitu berdampak buruk bagi hasil pertanian Jawa Tengah.
Terlebih, daerah yang nihil pengairan sebelumnya sudah ada pompanisasi.
“Saya lihat gak ngaruh banget, karena Mentan secara aktif melakukan penambahan luas tanam, secara produksi masih akan bertambah. Utamanya nonpengairan yang gak bisa ditanam, sekarang sudah ada pompanisasi,” jelas dia.
BACA JUGA: Bulog Pastikan Tak Ada Lagi yang Beli Gabah Petani di Bawah Rp6,5 Ribu
Untuk saat ini, Kennedy memaparkan jumlah stok beras Bulog DIY-Jawa Tengah ialah 228 ribu ton.
“Kalau kita penyaluran rutin di angka 40 kilogram, cukup 5 bulan ke depan sampai Agustus. Yang penting mengimbau masyarakat kita untuk belanja bijak, membeli sesuai kebutuhan biar tidak food waste,” pungkas Kennedy. (*)
Editor: Farah Nazila





