Sayangnya, kata dia, penurunan tanah ini terlihat masih diabaikan dalam analisis pengurangan risiko banjir rob di Pantura. Dari catatan Pemerintah seperti melalui BMKG, BRIN, BNPB hingga catatan Walhi Jateng tidak ada satu pun yang menyinggung penurunan tanah sebagai faktor terpenting yang harus diperhatikan.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta bupati dan wali kota di wilayah Pantura untuk waspada terhadap siklus gelombang tinggi yang berpotensi menyebabkan banjir air laut pasang (rob) pada Juni-Juli mendatang. Ganjar berharap percepatan pembangunan tanggul raksasa sepanjang 6,5 kilometer di sepanjang pantai utara Kabupaten dan Kota Pekalongan dapat mengurangi dapat gelombang pasang. (*)





