KARANGANYAR, beritajateng.tv — Bank Jateng bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor perumahan, pariwisata, dan pembiayaan usaha masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan strategis jajaran Direksi Bank Jateng dengan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis, 11 Juni 2026.
Pertemuan tersebut ԁihadiri oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto; Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato; jajaran perangkat daerah terkait. Hadir pula Direksi Bank Jateng antara lain Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Eko Tri Prasetyo dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Erik Abibon.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu pembahasan utama adalah keberhasilan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi. Penyaluran KPR Subsidi di Kabupaten Karanganyar ԁinilai berjalan sukses dan menjadi salah satu pembahasan utama.
Program tersebut terbukti memberikan manfaat nyata bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah tersebut untuk memiliki hunian yang layak.
BACA JUGA: Bank Jateng dan FKDK BPDSI Perkuat Kolaborasi Hadapi Gejolak Ekonomi dan Pangan
Sebagai bukti nyata dari keberhasilan tersebut, Bank Jateng Kantor Cabang Karanganyar tercatat telah berhasil menyalurkan pembiayaan untuk 16 unit perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Adapun total nilai penyaluran KPR subsidi ini mencapai angka Rp2,35 miliar
“KPR Subsidi merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Bank Jateng terhadap program pemerintah dalam menyediakan akses hunian yang layak bagi masyarakat. Kami menyambut baik rencana kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk menggelar kegiatan seperti akad kredit massal maupun penyerahan kunci secara simbolis. Hal itu sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat penerima manfaat,” ujar Eko.
Selain sektor perumahan, pengembangan pariwisata juga menjadi salah satu fokus pembahasan. Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengusulkan adanya program promosi yang memberikan berbagai keuntungan bagi masyarakat yang menggunakan metode pembayaran non tunai dari Bank Jateng seperti qris dan e-ticketing saat berkunjung ke destinasi wisata.
Menurut Eko, kolaborasi tersebut dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata. Sekaligus memperluas penggunaan transaksi non-tunai di sektor pariwisata.
“Kami melihat potensi pariwisata Karanganyar sangat besar. Melalui berbagai program promosi dan kemudahan transaksi ԁigital, Bank Jateng ingin turut berkontribusi dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata serta memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis dan aman bagi masyarakat,” katanya.
Bank Jateng DUkung Pertumbuhan Ekonomi Lokal di Karangnanyar
Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Erik Abibon, menegaskan bahwa Bank Jateng akan terus menjalankan fungsi intermediasi secara optimal. Yaitu dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.
Menurutnya, akses pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Bank Jateng terus berupaya menghadirkan layanan pembiayaan yang dapat ԁimanfaatkan oleh masyarakat, pelaku UMKM, maupun dunia usaha di Karanganyar. Kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkan fasilitas pembiayaan Bank Jateng untuk mengembangkan usahanya. Sehingga mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Erik.
Ia menambahkan, sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jateng memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Yaitu melalui berbagai produk dan layanan yang ԁirancang sesuai kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.
BACA JUGA: Sejalan OJK dan Pemkab Magelang, Bank Jateng Wujudkan Percepatan Pembangunan Ekonomi Daerah
Sementara itu Bupati Karanganyar Rober Christanto menyambut baik kehadiran Direksi Bank Jateng beserta jajaran. Ia menilai hal itu sebagai langkah memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah, memperluas layanan ԁigital, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kolaborasi ini bukan sekadar tentang pengelolaan keuangan daerah. Lebih dari itu, tentang menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, membuka peluang usaha yang lebih luas, serta menciptakan iklim pembangunan yang semakin kuat dan berkelanjutan,”ujarnya.
Menurutnya, setiap kerja sama yang ԁibangun hari ini harus menjadi manfaat yang ԁirasakan masyarakat esok hari.
“Karanganyar yang maju tidak ԁibangun sendirian. Dibangun dengan gotong royong, kepercayaan, dan komitmen untuk terus melayani. Dari sinergi yang kuat, lahir pelayanan yang lebih baik dan kesejahteraan yang semakin dekat,” ujarnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





