Jateng

Banyak Sekolah Rusak, Mohammad Saleh: Pemulihan Pendidikan Pascabencana Harus Jadi Prioritas

×

Banyak Sekolah Rusak, Mohammad Saleh: Pemulihan Pendidikan Pascabencana Harus Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Pendidikan Bencana
Kebersamaan Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh, dengan warga korban banjir bandang di kawasan lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, 27 Januari 2026 (ist)

SEMARANG, beritajateng.tv – Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang beberapa waktu lalu tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga merusak sejumlah fasilitas pendidikan. Kondisi ini berdampak langsung pada terganggunya aktivitas belajar mengajar siswa.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengingatkan bahwa pendidikan merupakan sektor strategis yang tidak boleh terhenti meski dalam kondisi darurat. Ia menegaskan, pemulihan sektor pendidikan pascabencana harus menjadi prioritas utama pemerintah.

“Perlu langkah percepatan untuk memperbaiki sekolah beserta seluruh sarana dan prasarananya. Kita harus bergerak cepat dan serius memulihkan fasilitas yang terdampak,” ujar Mohammad Saleh di Semarang, belum lama ini.

BACA JUGA: Mohammad Saleh Optimistis Jateng Tembus 3 Besar di PON 2028: Perjuangkan Target 150 Medali Emas

Saleh menekankan, penanganan yang lambat jangan sampai merenggut hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan layak. Menurutnya, di lokasi pengungsian sekalipun, pemerintah harus segera memenuhi tiga kebutuhan dasar pendidikan dalam situasi darurat.

“Ketiga kebutuhan itu meliputi penyediaan ruang kelas darurat, perlengkapan belajar bagi siswa, serta layanan dukungan psikososial untuk memulihkan kesiapan mental peserta didik,” terangnya.

Pendidikan Bencana | Saleh Nelayan
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Foto: Dok. DPRD Jateng)

Lebih lanjut, Saleh menyebut pemulihan pendidikan di Jawa Tengah memerlukan sinergi semua pihak. Selain pemerintah, keterlibatan pihak swasta, relawan, hingga organisasi kemasyarakatan dan keagamaan menjadi landasan utama percepatan penanganan.

BACA JUGA: Mohammad Saleh Tekankan Seni Budaya sebagai Pilar Karakter Bangsa

“Upaya pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana harus terus berjalan dengan semangat optimisme dan gotong royong,” imbuhnya.

Ia menambahkan, keberhasilan belajar mengajar pascabencana tidak hanya terlihat dari berjalannya kelas secara fisik, tetapi juga dari rasa aman dan keberanian siswa untuk kembali berinteraksi serta bermimpi.

“Evaluasi di lapangan harus secara berkelanjutan. Hal ini penting agar pemulihan pembelajaran bukan sekadar pemenuhan administrasi formal, melainkan benar-benar menyentuh kebutuhan siswa,” tandas Saleh. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi