Pada anak berusia 13 tahun ke atas, ia tetap menyarankan orangtua menerapkan batasan terbuka. Misalnya, dengan memberikan batasan penggunaan media sosial dengan penjelasan apa saja yang boleh dan tidak boleh.
Dengan demikian, orangtua dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai akibat dari penggunaan media sosial yang berlebihan.
“Ketika sudah di luar batas, anak dan remaja kita ingatkan. Baik dampaknya, profil akademiknya, outcome (hasil)-nya, maupun cara mereka bergaul,” tutur Anggia. (ant)





