Pameran ini juga dimanfaatkan sekolah-sekolah di Kecamatan Ambarawa sebagai sarana edukasi. Siti Nur Fauziah, guru SMPN 5 Ambarawa, mengajak 33 siswanya untuk mengenal batik patron Ambarawa secara langsung.
“Saya ingin anak-anak tahu bahwa Ambarawa punya batik khas. Selama ini mereka belum kenal,” ujarnya.
BACA JUGA: Fort Willem I Jadi Ikon Wisata Baru, Tokoh Masyarakat Ambarawa
Para siswa terlihat antusias karena selain melihat koleksi batik patron, mereka juga dapat mencoba langsung proses pembuatannya.
“Dengan mengenal lebih dulu, harapannya mereka mencintai batik patron Ambarawa yang dulu pernah berjaya,” tambah Fauziah. (*)
Editor: Farah Nazila





