Jateng

Bawa “Oleh-oleh” Kemendagri-BKN, Pansus DPRD Pati Siap Lanjut Sidang Pemakzulan Pekan Depan

×

Bawa “Oleh-oleh” Kemendagri-BKN, Pansus DPRD Pati Siap Lanjut Sidang Pemakzulan Pekan Depan

Sebarkan artikel ini
Rapat pansus hak angket DPRD Pati perihal pemakzulan Bupati Pati. (Foto: Instagram/@humas_dprdpati)

PATI, beritajateng.tv – Tim Pansus Hak Angket DPRD Pati baru pulang dari Jakarta usai bertemu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kedatangan mereka disebut membawa “oleh-oleh” penting untuk melanjutkan rapat pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.

“Oleh-oleh dari Jakarta sudah kami bawa,” ujar Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, Kamis, 11 September 2025.

Bandang belum memaparkan secara rinci hasil pertemuan dengan dua lembaga negara tersebut. Ia hanya menegaskan langkah pansus tetap konsisten sesuai aturan serta bukti yang ada.

BACA JUGA: Bupati Sudewo Minta Fokus PBB Saja, Pansus DPRD Pati Tegaskan Bahas 12 Poin: Semua dari Masyarakat

“Percayalah, teman-teman pansus masih berada pada jalur yang tepat,” ungkap Bandang.

Setelah kunjungan itu, pansus akan menggelar rapat internal guna menentukan pihak yang akan dipanggil kembali. Agenda rapat pansus direncanakan berlangsung pekan depan.

“Ke depan kami langsung rapat, secepatnya menentukan siapa yang perlu diundang. Insyaallah minggu depan kami gas lagi,” lanjut Bandang.

Menurutnya, masa kerja pansus sudah mendekati batas 30 hari. Karena itu seluruh anggota harus bekerja maksimal agar proses berjalan sesuai target.  “Waktu semakin sempit, mau tidak mau kami harus kerja penuh,” tegasnya.

BACA JUGA: Pansus Pemakzulan Bupati Sudewo Terbentuk, Gerindra Jateng Ikuti Mekanisme DPRD Pati

Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pansus. Ia menilai masyarakat masih bersemangat mengawal proses pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.

“Kami berikan support, memberi sinyal kepada pansus serta masyarakat bahwa kami tetap semangat. Kami akan hadir setiap rapat,” jelas Supriyono.

Sebelumnya, tim pansus berada di Jakarta sejak 8 hingga 10 September 2025. Selama tiga hari itu, mereka melakukan pertemuan dengan Kemendagri dan BKN.

Topik pembahasan itu mencakup persoalan mutasi jabatan di Pemkab Pati serta masalah di RSUD Pati yang memicu polemik luas. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp