Jateng

Beda Rakaat Bukan Penghalang, Muhammadiyah dan NU Tarawih Bareng di Masjid Sekayu Semarang

×

Beda Rakaat Bukan Penghalang, Muhammadiyah dan NU Tarawih Bareng di Masjid Sekayu Semarang

Sebarkan artikel ini
Tarawih Masjid Sekayu
Masyarakat Muhammadiyah dan NU saat tarawih bersama di Masjid Taqwa Sekayu Semarang. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

“Biasanya kami khatam dua kali selama Ramadan, bapak-bapak sendiri dan ibu-ibu sendiri, tempatnya terpisah tapi sama-sama di masjid,” imbuhnya.

Ramadan tahun ini juga menghadirkan inovasi baru untuk memakmurkan masjid. Setiap sore terdapat bazar takjil di sekitar masjid mulai pukul 16.30 hingga menjelang magrib. UMKM warga sekitar mendapat ruang membuka stan untuk menjajakan produk, sekaligus menarik masyarakat agar lebih dekat dengan masjid.

BACA JUGA: Tarawih Perdana Muhammadiyah di Awal Ramadan 1447 H, Ajak Jamaah Fokus Keutamaan Puasa

“Ramadan itu kan bagaimana cara kita nguri-uri masjid. Menjadikan masjid ramai. Perdana tahun ini ada bazar takjil sore menjelang berbuka. Harapannya masyarakat bisa datang dan lebih dekat dengan masjid,” akunya.

Selain itu, sejumlah kegiatan rutin seperti pengajian setiap Ahad, pembacaan Asmaul Husna menjelang berbuka, hingga koordinasi sahur bersama bagi remaja yang melakukan sahur on the road juga turut berlangsung. Kehadiran berbagai program ini semakin memperkuat fungsi masjid sebagai ruang ibadah sekaligus pusat kebersamaan masyarakat.

Masjid Sekayu pun menjadi contoh bahwa perbedaan praktik ibadah bukan penghalang untuk membangun persatuan. Justru melalui toleransi, ukhuwah Islamiyah dapat tumbuh semakin kuat di tengah masyarakat. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp