SEMARANG, beritajateng.tv – Berbagai peristiwa penting yang terjadi dalam Islam di bulan Syaban menjadi bukti betapa istimewanya bulan tersebut.
Tak heran apabila berbagai tradisi menarik hadir untuk meramaikan momentum datangnya bulan yang satu ini.
Dalam berbagai daerah di Indonesia, salah satu tradisi yang cukup ramai yakni berkumpul bersama dan menikmati makanan secara ramai-ramai.
BACA JUGA: Ramadhan Sebentar Lagi, Berikut Daftar Tempat Nongkrong yang Recommended untuk Buka Puasa
Tradisi tersebut bertujuan untuk mempersatukan antar masyarakat sehingga tidak ada saling iri dengki satu sama lain.
Dalam Islam, apabila tiba waktunya bulan Syaban maka sunnah membaca surah Yasin dan berpuasa serta melakukan amalan kebaikan lainnya.
Informasi dari beritajateng.tv kali ini akan membagikan bagaimana buat puasa bulan Syaban lengkap dengan tata caranya.
Niat Puasa Bulan Syaban
Puasa Nisfu Syaban berlangsung pada tanggal 15 Syaban. Apabila Nisfu Syaban jatuh pada hari tertentu, maka pelaksanaan puasa dilakukan sejak terbit fajar hingga matahari terbenam pada hari tersebut.
Pada tahun 2026, 15 Syaban bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026.
Dengan demikian, umat Islam di Indonesia dapat melaksanakan puasa sunnah Nisfu Syaban pada tanggal tersebut.
Sebagaimana ibadah puasa pada umumnya, puasa Nisfu Syaban wajib diawali dengan niat.
Niat puasa sunnah dapat dilakukan mulai dari malam hari hingga sebelum masuk waktu zawal atau saat matahari tergelincir, selama belum melakukan perbuatan yang membatalkan puasa.
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ نِصْفِ شَعْبَانَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: “Nawaitu shauma yauma nisfi sya’bâna sunnatan lillâhi ta’âlâ.”
Artinya: Saya niat puasa sunah Nisfu Syakban karena Allah Taala.
BACA JUGA: Kapan Awal Puasa Ramadhan Tahun 2026? Begini Tahapan dalam Menentukannya
Adapun tata cara melaksanakan ibadah puasa tersebut yakni membaca niat dan sunah untuk makan sahur.
Selain itu juga perlu menahan diri dari adanya rasa keinginan untuk membatalkan puasa seperti makan dan minum.
Tak hanya itu, kita juga perlu menjaga hati dari perbuatan buruk dan memperbanyak amalan kebaikan.





