Jateng

Berbagi Kasih, Daging Kurban Muhammadiyah Kota Semarang Sentuh Hati Warga Non-Muslim

×

Berbagi Kasih, Daging Kurban Muhammadiyah Kota Semarang Sentuh Hati Warga Non-Muslim

Sebarkan artikel ini
Muhammadiyah Semarang
Daging kurban Masjid At Taqwa Ngaliyan, Kota Semarang dalam kemasan besek bambu beralas daun jati siap dibagikan ke warga sekitar lingkungan masjid dan pihak yang membutuhkan. (Foto: Dok. Muhammadiyah Kota Semarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Anak-anak panti asuhan Griya Bahtera Kasih tak dapat menyembunyikan kegembiraanya saat panitia kurban Masjid At-Taqwa Ngaliyan, Wates, menyambangi kediaman mereka di jalan Robyong, Desa Wonorejo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Wajah-wajah semringah menyambut panitia yang membawakan empat besek ukuran sedang daging sembelihan kurban pihak masjid, Sabtu, 7 Juni 2025.

Ya, di hari raya Iduladha, anak-anak panti asuhan di bawah naungan yayasan Nasrani ini bisa ikut bergembira menikmati daging kurban umat muslim.

Pihak Masjid At-Taqwa Ngaliyan mendistribusikan sembelihan kurbannya ke warga dan komunitas sekitar masjid, termasuk panti asuhan Griya Bahtera Sejahtera yang hanya berjarak 500 meter dari masjid.

Ipung (55), pengelola panti asuhan, merasa senang sekaligus terharu atas kedatangan panitia kurban. “Terima kasih atas pemberian daging kurbannya. Kami senang sekali,” ucap Ipung dengan mata berbinar.

BACA JUGA: The Park Semarang Serahkan Hewan Kurban untuk Dua Masjid di Kecamatan Semarang Barat

Tak hanya anak-anak panti asuhan, kegembiraan serupa dirasakan pula penghuni asrama putra SMK Bagimu Negeri, yang juga dikelola yayasan Nasrani. Daging kurban tersebut diberikan ke asrama siswa yang sekolahnya tepat berdiri di seberang jalan masjid.

Ada 130 siswa yang penghuni asrama yang Mayoritas berasal dari luar Jawa. Mereka diberi beasiswa penuh Yayasan SMK Bagimu Negeri.

“Kami merasa senang sekali karena mendapat perhatian. Mendapat berbagi kasih. Ini kan simbol perhatian, simbol kasih dari rekan-rekan di masjid. Kami terima, kami senang sekali,” ujar Yosef (24), pengasuh asrama dengan penuh rasa haru.

Lulusan Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang ini mengapresiasi kepedulian masjid terhadap sesama, khususnya kepada tetangga yang berdekatan.

Masjid At-Taqwa Ngaliyan mendistrisbusikan daging kurban kepada lingkungan sekitar tanpa pandang bulu, termasuk komunitas non-muslim.

“Program yang keren. Kita pikir sih program seperti ini perlu digalakkan. Terutama untuk sekitar dulu deh, untuk untuk ketangga dulu. Ini program yang bagus perlu dilanjutkan,” puji Yosef.

Syiar Islam penuh kasih ala Muhammadiyah Kota Semarang