SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang Lebaran 2025, baju bekas atau thrift menjadi alternatif bagi masyarakat untuk berbelanja baju Lebaran. Tak hanya karena harganya yang murah, modelnya yang bervariasi juga menjadi alasan warga berburu baju bekas.
Salah satu pusat thrifting yang ramai kunjungan warga di Semarang adalah acara Lokaria Market Lebaran Sale yang berlangsung di Auditorium Imam Bardjo pada 21 hingga 28 Maret 2025.
Hingga hari ke-7 pelaksanaan, puluhan ribu pengunjung telah berburu baju bekas di Lokaria Market. Salah satu pengunjungnya ialah Bima Mustofa.
Bima mengaku telah beberapa kali mengunjungi pusat thrift selama bulan Ramadan ini. Menurutnya, baju thrift bisa menjadi alternatif untuk tetap tampil modis saat Lebaran dengan harga yang terjangkau.
“Ini bukan pertama kali, sih. Emang lagi pengen belanja baju sama celana aja, ya salah satunya buat main besok pas Lebaran,” kata Bima saat beritajateng.tv temui, Rabu, 27 Maret 2025.
BACA JUGA: Jelang Lebaran, Bazar Busana Thrift Ramai Jadi Serbuan Pengunjung
Di Lokaria Market kali ini, Bima telah membeli berbagai jenis pakaian. Mulai dari kemeja, kaus, jaket, dan celana. Meski bekas dan harganya terjangkau, kualitas barang-barang yang ia beli tak sembarangan.
“Carinya barang-barangnya yang bermerek tapi masih bagus kualitasnya. Ada yang Rp100 ribu, Rp200 ribu, murah tapi masih kayak baru,” sambungnya.
Seperti halnya Bima yang berburu baju lebaran, Intan juga berkunjung ke Lokaria Market Lebaran Sale ini. Uniknya, selain berburu baju thrift, ia juga berkunjung ke stan tato temporer.
“Sengaja bikin tato temporer hari ini biar nanti pas Lebaran udah jadi, karena kan dia butuh waktu 2 hari biar warnanya nyala. Keren aja,” katanya.
Total 20 ribu lebih pengunjung serbu pasar thrift pakaian jelang Lebaran
Sementara itu, Art Director Lokaria Market, Muhammad Rofiq, menjelaskan antusias pengunjung di pasar thrift kali ini sangat tinggi. Dalam beberapa hari, pihaknya mencatat ada lebih dari 20 ribu pengunjung.
“Sebenarnya untuk hari biasa kami free biaya masuk, tapi khusus dari tanggal 26 sampai 28 kami ada HTM Rp5 ribu, dan itu antusiasnya luar biasa sekali. Di tanggal 26 kemarin kami mencatat lebih dari 8 ribu pengunjung,” katanya.
Selain menghadirkan lebih dari 75 stan baju bekas, pihaknya turut menghadirkan berbagai macam hiburan kepada pengunjung yang datang. Mulai dari music performance, cosplay competition, hingga penampilan band lokal Semarang.
BACA JUGA: Pemerintah Larang Impor Pakaian Bekas, Pecinta dan Pebisnis Thrifting Angkat Bicara
Puncak Lokaria Market pada Jumat, 28 Maret nanti akan semakin meriah dengan penampilan sejumlah band lokal, seperti Sychowayne, Pyong-pyong, S10, dan The Clove and the Tobaco.
“Seperti tahun lalu, kami hadirkan juga panggung konser sebagai pendamping dan daya tarik sendiri biar pengunjung bisa belanja sambil ada hiburan,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





