Ekbis

Beri Literasi untuk Gen Z, Kepala RFB: Biar Doyan Investasi karena Ngerti

×

Beri Literasi untuk Gen Z, Kepala RFB: Biar Doyan Investasi karena Ngerti

Sebarkan artikel ini
Beri Literasi untuk Gen Z, Kepala RFB: Biar Doyan Investasi karena Ngerti
Penyerahan cinderamata kegiatan literasi investasi untuk mahasiswa di kampus UKSW Salatiga. (Ellya/beritajateng.tv)

SALATIGA, beritajateng.tv – PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Semarang bersama dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Literasi Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).

Kegiatan Literasi Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) bagi mahasiswa aktif di Kampus Indonesia Kecil UKSW Salatiga.

Kegiatan ini melibatkan pembicara yang merupakan konsultan aktif dan profesional dengan lima belas tahun pengalaman dalam transaksi di bidang PBK. Ia juga telah mendapatkan lisensi resmi dari BAPPEBTI untuk melakukan edukasi perdagangan berjangka.

Mia Amalia selaku Kepala Cabang PT RFB Semarang mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas literasi investasi dalam bidang perdagangan berjangka. Dengan memadukan unsur teknologi, edukasi, dan gaya hidup kekinian agar masyarakat tidak lagi tertipu iming-iming robot trading atau investasi bodong.

“Kenapa literasi kami mengusung konsep ‘Belajar Trading Sampai Yakin’? Karena dari hasil riset PT RFB selama 24 tahun mengedukasi masyarakat. Kebanyakan orang membeli investasi yang bahkan tidak mereka pahami atau yakini aman karena ‘semangat ikut-ikutan’. Biar doyan investasi karena ngerti,” ujar Mia.

Juga, lanjut dia, belum punya dasar analisis keuangan dan rencana investasi yang jelas dan terstruktur. Serta sedang terpapar informasi bohong dari media sosial, masyarakat jadi lebih mudah tergiur iming-iming investasi yang too good to be true.

“Namun, karena hampir mustahil untuk menghalangi masyarakat mengakses internet. Maka Literasi Investasi Perdagangan Berjangka dari PT RFB Semarang merancang program yang efektif dan efisien. Untuk mencegah terjadinya penipuan investasi yang memakan ribuan korban,” kata dia.

Literasi Investasi RFB

Menurutnya, RFB bekerja sama dengan kampus-kampus besar di Semarang, Salatiga, dan sekitarnya. “Program ini kami khususkan terutama untuk meningkatkan kapasitas dan kecerdasan investasi Generasi Z,” imbuhnya.

Satu hal yang membuat program literasi ini berbeda adalah terbentuknya interaksi antara peserta dan konsultan. Selain itu, peserta mendapatkan gambaran sistem transaksi dua arah di perdagangan berjangka dari akun demo resmi PT RFB.

“Penting sekali untuk tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberikan pengalaman bertransaksi secara langsung. Oleh karena itu, ke depannya, RFB Semarang akan berusaha mendorong terselenggaranya lebih banyak lomba trading PBK baik inter atau antar kampus,” imbuhnya.

Mia menjelaskan ada sangat banyak hal yang harus terus diikuti dan dipelajari setiap hari bagi siapa pun yang ingin menjadi investor andal dan profesional.

Mulai dari prediksi arah pergerakan market yang bisa tiba-tiba berubah karena pengaruh berita politik dan fiskal. Hingga berbagai teknik manajemen risiko untuk kondisi-kondisi di luar prediksi.

Itulah mengapa dalam perdagangan komoditi tidak cukup hanya memahami dasarnya. Tetapi penting juga untuk mendapat pendampingan dari konsultan yang berpengalaman.

“Sebagai salah satu perusahaan terbaik di bidang komoditi, kami sadar harus turut berkontribusi dalam usaha pemerintah. Khususnya kementerian keuangan untuk mencerdaskan masyarakat agar semakin aktif belajar dan berinvestasi,” jelasnya.

Pihaknya akan terus mendorong program literasi ke berbagai kampus agar lebih banyak Generasi Z yang semakin cerdas berinvestasi.

“Kami harap program ini mendapat sambutan positif oleh warga Salatiga. Sehingga skala cakupannya bisa semakin luas ke kota-kota lain di Jawa Tengah,” tutup Mia. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp