Jateng

Bermain di Sungai, Sekelompok Anak Temukan Jasad Bayi di Bawah Jembatan Ungaran

×

Bermain di Sungai, Sekelompok Anak Temukan Jasad Bayi di Bawah Jembatan Ungaran

Sebarkan artikel ini
penemuan jasad bayi ungaran
Proses identifikasi penemuan jasad bayi yang dibuang di bawah jembatan lingkungan Dusun Jetis, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Senin, 16 Maret 2026. (Dok.)

UNGARAN, beritajateng.tv — Suasana lingkungan Dusun Jetis, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang biasanya tenang mendadak berubah pada Senin, 16 Maret 2026 siang.

Sejumlah anak yang sedang bermain di aliran sungai menemukan jasad bayi yang diduga baru dilahirkan di bawah jembatan jalan lingkungan dusun setempat.

Kabar penemuan tersebut dengan cepat menyebar dan membuat warga Dusun Jetis serta masyarakat sekitar berdatangan ke lokasi.

Kapolsek Ungaran Barat Sugiyarta membenarkan penemuan jasad bayi tersebut saat beritajateng.tv konfirmasi pada Senin siang.

Saat penemuan, jasad bayi berjenis kelamin perempuan tersebut dalam kondisi terbungkus kain pel lantai dan berada dalam wadah bekas kaleng biskuit.

BACA JUGA: Heboh Temuan Jasad Bayi Baru Lahir di Blora ke Irigasi

Menurut Sugiyarta, keberadaan jasad bayi itu pertama kali di ketahui sekitar pukul 10.13 WIB ketika sejumlah anak sedang bermain di sekitar aliran sungai.

“Beberapa anak yang bermain di aliran sungai awalnya curiga saat melihat sebuah bungkusan mencurigakan yang teronggok di pinggir sungai,” ungkapnya.

Karena penasaran, anak-anak tersebut kemudian membuka bungkusan tersebut. Di dalamnya terdapat kaleng biskuit yang berisi jasad bayi.

Penemuan itu kemudian di laporkan kepada Restu Handayani (34) yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian.

“Restu kemudian meneruskan informasi tersebut kepada warga lainnya, Moh Roni (64),” tambahnya.

Petugas Polsek Ungaran Barat yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi bersama personel unit Reskrim dan SPKT.

Polsek Ungaran Barat juga berkoordinasi dengan Polres Semarang, khususnya tim INAFIS Satreskrim Polres Semarang, serta tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad bayi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan medis awal oleh Aam Amaliaya bersama bidan Desa Jetis, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut merupakan janin dengan usia kandungan sekitar 7 hingga 8 bulan dengan berat kurang lebih 2 kilogram.

“Janin tersebut di duga lahir dalam kondisi prematur. Dan di perkirakan telah meninggal dunia sekitar empat jam sebelum di temukan,” jelas Sugiyarta.

Setelah pemeriksaan awal, petugas kemudian mengevakuasi jenazah bayi tersebut dan membawanya ke RS Bhayangkara Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut guna kepentingan penyelidikan.

BACA JUGA: Tali Pusar Masih Menempel, Begini Kronologi Penemuan Bayi Perempuan di Bawah Jembatan Gunungpati

Kapolsek Ungaran Barat menambahkan, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Hal tersebut untuk mengungkap pihak yang dugaan kuat membuang jasad bayi tersebut.

“Kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta mencari petunjuk di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya kepada aparat kepolisian. Hal itu guna membantu proses penyelidikan.

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan jasad bayi ini agar segera menyampaikannya kepada polisi,” tandasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp