SEMARANG, beritajateng.tv – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Dadan Hindayana, buka suara perihal video viral yang menampilkan para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gondangsari, Pakis, Kabupaten Magelang, menggelar buka bersama (bukber) di salah satu hotel bintang tiga di Kota Magelang.
Usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) MBG di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa, 3 Maret 2026 sore, Dadan membenarkan bahwa acara buka bersama atau bukber merupakan arahan dari BGN.
“Oh, begini, kan satu SPPG kami minta untuk minimal satu kali dalam Ramadan itu melakukan bukber,” ujar Dadan.
BACA JUGA: BGN Kucurkan Anggaran Rp6 Triliun untuk SPPG di Jateng, 1 Dapur MBG Bisa Terima Rp1 Miliar per Bulan
Dalam arahan tersebut, Dadan menjelaskan setiap SPPG diminta menggelar buka bersama di lokasi yang memudahkan para pekerja untuk berkumpul. Tempatnya bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah, seperti di sekolah, lapangan, atau lokasi lain yang dinilai paling praktis.
Menurutnya, apabila hotel menjadi pilihan karena dianggap paling mudah untuk mengatur dan mengoordinasikan peserta, hal itu tidak menjadi persoalan.
“Nah, dicari tempat yang paling mudah untuk orang berkumpul. Karena ada yang di lapangan, ada yang di sekolah, tapi kemudian kalau ada yang tempat yang paling mudah untuk mengatur. Di tempat [hotel] seperti itu juga tidak masalah,” tegasnya.
Tegaskan Anggaran Bukber SPPG di Hotel Bintang Bukan dari BGN
Dalam kesempatan itu, Dadan menegaskan anggaran bukber untuk SPPG bukan dari BGN RI, melainkan dari mitra masing-masing. “[Anggarannya] dari mitra ya,” pungkasnya.
Sebelumnya, beredar video para pekerja SPPG Gondangsari, Pakis, Kabupaten Magelang, menggelar bukber di salah satu hotel bintang tiga di Kota Magelang.
Momentum bukber tersebut viral di berbagai media sosial baik X, TikTok maupun Instagram. Publik saat ini tengah menyoroti menu kering yang SPPG bagikan kepada penerima manfaat saat puasa Ramadan.





