SEMARANG, beritajateng.tv – Polda Jawa Tengah memberikan asistensi sekaligus dukungan teknis dalam penyelidikan kasus penembakan yang menyasar suami anggota DPRD Jawa Tengah di Kabupaten Pekalongan.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengatakan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah turun langsung membantu Polres setempat dalam proses penyelidikan.
Hal itu Artanto ungkap usai menghadiri Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI di Ruang Rapat B5, Kompleks Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Jumat, 20 Februari 2026.
BACA JUGA: Nur Fatwah Shock Suaminya jadi Sasaran Penembakan di Pekalongan: Dia Sedang Kawal Kasus Penculikan
“Jadi setelah kejadian peristiwa penembakan di salah satu rumah warga masyarakat yang kebetulan suami dari anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, kita dari Polda Jawa Tengah khususnya Direktorat Reserse Kriminal Umum melakukan asistensi dan backup kekuatan teknis ke Polres,” ujar Artanto.
Ia menyebut, selain asistensi penyelidikan, tim Jatanras Polda Jawa Tengah turut mem-backup proses pencarian pelaku. Artanto menerangkan, penyidik Polres Pekalongan bekerja sama dengan Polda Jawa Tengah untuk memaksimalkan tahapan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.
“Jadi kami melakukan bantuan dan juga tim Jatanras mem-backup untuk melakukan penyelidikan. Dan saat ini masih berproses proses penyelidikan tersebut. Pada prinsipnya ini adalah proses penyelidikan dari pihak Polres, penyidik Polres bekerja sama dengan Polda untuk melakukan tahap-tahap proses penyelidikan. Jadi kami berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan siapa identitas dari pelaku tersebut,” katanya.
Labfor Periksa Proyektil Peluru, Polisi Gunakan Pendekatan Scientific Crime Investigation
Selain dukungan penyelidikan, Polda Jawa Tengah melalui Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) juga melakukan pengolahan tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP tersebut, polisi menemukan satu butir proyektil peluru.





