Biji Kopi Asal Temanggung Jateng Tembus Pasar Ekspor ke Eropa dan Asia

Proses distribusi produk eskpor biji kopi.

Jakarta, 8/8 (BeritaJateng.tv) – Kedutaan Besar Indonesia untuk Belanda bekerja sama dengan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementrian Perdagangan Republik Indonesia melepas sebanyak 5 container produk ekspor kopi Indonesia ke Eropa dan Asia.

Produk ekspor yang dikirim merupakan biji kopi Robusta yang berasal dari Temanggung Jawa Tengah yang dikirim oleh eksporter PT. Euroindo Commodity Unggul.

Produk biji kopi tersebut dibeli oleh importir Fourtrade B.V, sebuah perusahaan Belanda yang sahamnya dimiliki oleh beberapa expatriat Indonesia yang berdomisili di Belanda.

Seremonial pelepasan produk ekspor biji kopi itu dilakukan secara virtual dan dihadiri oleh H.E Mayerfas, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Drs. Didi Sumedi MBA, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, Sabat Sirait, Atase Perdagangan Republik Indonesia untuk Belanda, Fahad Attamimi, CEO dari Four Trade B.V. dan Perwakilan dari KADIN Indonesia, Komunitas Pengusaha Indonesia di Belanda, Pengusaha Kopi di Indonesia dan Belanda, Komunitas Koperasi Kopi Indonesia.

Dalam sambutannya, Duta Besar Mayerfas mengapresiasi acara pelepasan ekspor produk kopi Robusta asal Temanggung ini.

“Kegiatan ini bisa menjadi momentum peningkatan ekspor Indonesia pada umumnya dan kopi pada khususnya, serta bisa membantu pemulihan ekspor Indonesia terutama untuk ekspor non migas,” ujarnya.

Menurutnya, Importir Fourtrade B.V telah berperan nyata mengambil alih impor produk Indonesia terutama ke Eropa yang selama ini banyak dilakukan oleh perusahaan asing. “Saat ini Fourtrade B.V telah berhasil menjual secara langsung produk Indonesia ke Eropa dan negara lain tanpa melalui trader asing lagi, ” katanya.

Drs. Didi Sumedi MBA, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementrian Perdagangan Republik Indonesia menjelaskan mengenai kinerja ekspor kopi Indonesia yang terus naik dan terbalik dengan permintaan global dunia.

“Permintaan dunia akan biji kopi saat ini turun signifikan akan tetapi ekspor kopi Indonesia malah naik. Hal ini menandakan bahwa kualitas dan daya saing kopi Indonesia masih bersaing di pasar global terutama di Eropa, ” ujar Didi.

Ia menuturkan, data ekspor kopi Indonesia di bulan Januari 2022 adalah sebanyak 166 ribu ton, senilai 471 juta dollar Amerika. Nilai tersebut meningkat 37 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Sabat Sirait, Atase Perdagangan Republik Indonesia untuk Belanda menjelaskan dan mengajak seluruh yang hadir untuk ikut berpartisipasi dalam Pameran Dagang Terbesar Indonesia yaitu Trade Expo Indonesia (TEI) 2022.

“Tahun ini rencana TEI akan dilakukan secara Hybrid, yaitu gabungan antara offline dan online dengan target transaksi yang diperoleh sebesar 10 Milyard dollar Amerika. Meningkat dari transaksi tahun 2021 sebesar 6 Milyard Dollar, ” jelasnya.

Sementara itu, Fahad Attamimi, CEO dari Four Trade B.V. menceritakan pengalaman dan tantangan perusahaannya dalam memasarkan produk Indonesia di pasar dunia terutama Eropa.

“Fourtrade B.V sendiri merupakan perusahaan dengan legalitas dan operasional di Belanda akan tetapi dimiliki oleh beberapa warga negara Indonesia yang berdomisili di Belanda. Saat ini Fourtrade B.V fokus kepada Trading produk asli Indonesia untuk dipasarkan ke seluruh dunia. Tujuan utama dari pendirian perusahaan ini adalah dalam rangka memotong jalur perdagangan yang selama ini dikuasasi trader asing sehingga diharapkan akan bisa menaikkan harga pembelian di supplier Indonesia dan bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan eksportir di Indonesia. Saat ini puluhan container produk asli Indonesia telah dikirim Fourtrade B.V ke seluruh dunia setiap bulannya, ” terangnya. (Ak/El)

Leave a Reply