Jateng

Bikin Resah Warga, Sarang Tawon Vespa 5 Kilogram Dievakuasi Damkar Blora

×

Bikin Resah Warga, Sarang Tawon Vespa 5 Kilogram Dievakuasi Damkar Blora

Sebarkan artikel ini
evakuasi sarang tawon vespa
Petugas Damkar dalam proses evakuasi sarang tawon vespa. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengevakuasi sarang tawon vespa berukuran besar yang menempel di atap rumah milik warga.

Sarang tersebut memiliki panjang sekitar 70 sentimeter dengan berat mencapai 5 kilogram.

Proses evakuasi terlaksana oleh petugas dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap untuk menghindari sengatan tawon yang konon memiliki racun berbahaya.

Karena posisi sarang berada di bagian atas rumah, petugas harus menggunakan tangga untuk menjangkau lokasi sebelum melakukan penyemprotan cairan pembasmi serangga.

BACA JUGA: Kepatuhan Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Merosot, Blora Kejar Tunggakan 

Setelah berupaya selama kurang lebih 30 menit, petugas akhirnya berhasil menurunkan sarang tawon tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan pada bangunan rumah.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Blora, Didik Supriyadi, mengatakan evakuasi berlangsung setelah menerima laporan dari warga yang khawatir keberadaan sarang tawon dapat membahayakan penghuni rumah maupun warga sekitar.

“Sarang tawon berhasil kami evakuasi dengan aman. Ukurannya cukup besar, sekitar 70 sentimeter dengan berat kurang lebih 5 kilogram,” ujar Didik.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri. Terutama jika ukurannya sudah besar atau berada di lokasi yang sulit terjangkau.

BACA JUGA: Rumah Warga di Blora Ludes karena Si Jago Merah, Kerugian Mencapai Jutaan Rupiah

Warga disarankan segera melaporkan kepada petugas Damkar agar proses evakuasi dapat dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.

Menurutnya, sengatan tawon vespa dapat membahayakan. Terutama jika menyerang secara berkelompok atau mengenai anak-anak, lansia, maupun orang yang memiliki riwayat alergi terhadap sengatan serangga. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp