Ia menilai dukungan, kritik, serta emosi suporter menjadi bukti kecintaan terhadap PSIS. Menurutnya, suara dari tribune selalu menjadi energi bagi klub.
Pada akhir pesannya, Yoyok menegaskan komitmen sebagai pendukung setia. Ia memastikan dukungan tetap mengalir meski tanpa jabatan manajerial.
“Meski saya sudah bukan pemegang PSIS, saya akan tetap jadi bagian pendukung dan suporter,” ucapnya. (*)





