SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter di perairan selatan Jawa Tengah. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran dan diprakirakan berlangsung hingga Jumat, 21 Agustus 2026.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi perairan Cilacap, Kebumen hingga Purworejo. Pelaku aktivitas bahari, khususnya nelayan dan pengelola kapal tongkang, diminta meningkatkan kewaspadaan.
Prakirawan BMKG Stasiun Tunggul Wulung Cilacap, Adnan Dendy, mengatakan gelombang tinggi tersebut cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran, terutama ketika kecepatan angin melebihi 15 knot.
“Waspada terhadap gelombang tinggi di perairan selatan ini, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan dan tongkang saat kecepatan angin di atas 15 knot,” ujar Adnan Dendy.
BACA JUGA: BMKG Ungkap Pancaroba Picu Cuaca Ekstrem di Jateng: Pekan Ini Masih Hujan Meski Suhu Panas
Sementara itu, kondisi gelombang di perairan utara Jawa Tengah relatif lebih rendah. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Retna Swasti Karini, mengatakan ketinggian gelombang di sejumlah titik berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.
Wilayah tersebut antara lain perairan Karimunjawa bagian barat dan timur, Jepara, serta Pati-Rembang. Sementara wilayah perairan utara Jawa Tengah lainnya memiliki ketinggian gelombang sekitar 0,5 hingga 1,25 meter.
Retna juga mengatakan fenomena air laut pasang atau rob di perairan utara Jawa Tengah mulai mereda. Ketinggian maksimum rob tercatat sekitar 0,8 meter pada pukul 05.00-06.00 WIB.
Meski demikian, genangan banjir di sejumlah kawasan pesisir Pantura, termasuk Pekalongan dan Demak, masih belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Di wilayah timur Jawa Tengah, angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 2-20 knot. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan kapal nelayan ketika kecepatan angin melebihi 15 knot. Sementara kapal tongkang perlu mewaspadai kondisi ketika kecepatan angin mencapai lebih dari 16 knot.
Hujan Ringan Masih Berpeluang Turun
Di tengah musim kemarau, BMKG juga memprakirakan hujan ringan di sejumlah wilayah daratan Jawa Tengah.





