“Selama ini kami memakai terpal plastik sebagai penampung air bantuan dan hampir setiap tahun harus diganti. Dengan tandon ini, pemanfaatannya bisa lebih lama dan lebih praktis,” katanya.
BACA JUGA: Pemudik Melintas Semarang Bisa Manfaatkan Posko Kemanusiaan BPBD, Gratis!
Anggota DPRD Kabupaten Semarang, H. Sjaichul Hadi, berharap tandon air tersebut dapat dimanfaatkan warga Dusun Mungkruk, Desa Bantal, serta Dusun Krajan, Desa Plumutan.
Ia juga mendorong solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih melalui pembangunan sumur dalam.
“Kami juga sedang mengusulkan pengeboran sumur dalam agar warga Dusun Mungkruk memiliki sumber air yang lebih permanen,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





