SEMARANG, beritajateng.tv – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan olahraga menjadi sarana penting untuk mempererat persatuan, termasuk antar 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sangat dibutuhkan untuk mendukung prestasi olahraga. Ia menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan kolaboratif agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Harus ada rembug bersama antara provinsi dan kabupaten/kota, supaya prestasi olahraga bisa terus meningkat tanpa menimbulkan masalah ke depan,” ujarnya.
BACA JUGA: Tinjau Titik Terparah Banjir Bandang Pemalang, Taj Yasin Dorong Pemerintah Pusat Perkuat Hutan Lindung
Taj Yasin juga menilai Rakerprov ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai sportivitas kepada para atlet. Menurutnya, mental juara harus dibangun sejak dini sebagai bagian dari strategi menghadapi berbagai ajang olahraga.
“Sportivitas harus dijunjung tinggi. Ini bagian dari strategi menghadapi pekan olahraga, termasuk Porprov,” katanya.
Ia menegaskan, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) bukan tujuan akhir, melainkan pintu masuk menuju ajang yang lebih besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Porprov ini ajang persahabatan antar daerah di Jawa Tengah. Target besarnya adalah prestasi di PON 2028,” jelasnya.
Lebih lanjut, Taj Yasin menyebut Kota Semarang akan menjadi tuan rumah Porprov mendatang. Namun, ia mengakui tidak semua daerah memiliki kesiapan venue yang memadai sehingga perlu kerja sama lintas daerah.
Menurutnya, setiap daerah di Jawa Tengah memiliki keunggulan masing-masing yang bisa di maksimalkan untuk mendukung prestasi olahraga.
BACA JUGA: Pastikan Kesehatan Santri, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Terjunkan Dokter Spesialis Keliling ke 5.419 Pesantren
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan kabar baik bagi para atlet berprestasi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka peluang bagi atlet untuk direkrut menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Ini untuk memperkuat kontingen Jawa Tengah, sekaligus memberikan apresiasi kepada atlet berprestasi,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





