SEMARANG, beritajateng.tv – Stan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi selama gelaran Jateng Fair 2026 di PRPP Kota Semarang. Menariknya, mayoritas pengunjung bukan datang untuk mencari lowongan kerja, melainkan berburu informasi pelatihan yang dapat menghasilkan sertifikat kompetensi.
Pada penyelenggaraan Jateng Fair, Jumat, 3 Juli 2026 malam, pengunjung terlihat silih berganti mendatangi stand Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Mereka mencari informasi mengenai berbagai program pelatihan kerja yang pemerintah selenggarakan untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh pengakuan profesional.
Salah seorang pengunjung, Putri (28), mengaku baru mengetahui bahwa profesi pemandu wisata gunung memiliki jalur pelatihan dan sertifikasi resmi.
“Ternyata jadi pemandu gunung ada pelatihannya juga buat dapat sertifikasinya, baru tahu aku,” katanya.
BACA JUGA: Jateng Fair 2026 Hadir Saat Libur Sekolah, Usung Konsep “Jateng Kids Wonderland” dengan Ragam Wahana Anak
Petugas stan Disnakertrans Jateng, Dellya, mengatakan setiap hari terdapat sekitar 20 hingga 25 orang yang datang untuk berkonsultasi. Sebagian besar menanyakan mekanisme mengikuti pelatihan hingga memperoleh sertifikasi kompetensi.
“Per hari bisa 20-25 orang. Kebanyakan tanya-tanya soal pelatihan. Karena mereka mengincar sertifikasi biar semakin diakui,” ujar Dellya.
Menurutnya, jenis sertifikasi yang paling banyak terminati cukup beragam. Mulai dari pemandu wisata gunung, barista, commercial cookery, pramuwisata (tour guide), hingga housekeeping.
Dellya menjelaskan, sebagian besar peminat sebenarnya sudah bekerja di bidang yang mereka tekuni. Namun, mereka belum memiliki sertifikat kompetensi sehingga ingin mengikuti pelatihan untuk memperoleh lisensi yang dapat meningkatkan daya saing di dunia kerja.
“Yang baru terjun di dunia itu ada. Tapi kebanyakan mereka sudah jadi, cuma belum punya lisensi, jadi cari informasi buat pelatihan dan dapatkan sertifikasi biar lebih diakui,” jelasnya.
Selain informasi mengenai pelatihan, stan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi juga melayani masyarakat yang ingin mengetahui peluang kerja. Pengunjung yang datang terdominasi usia produktif, mulai dari 17 hingga sekitar 40 tahun.
“Kalau terlihat dari kemarin sih, usianya mulai 17 tahun sampai 40 tahunan yang datang tanya sertifikasi maupun kerja,” katanya.
BACA JUGA: Event Jateng Fair 2023 Catat 100 Ribu Pengunjung dalam 17 Hari
Melalui layanan tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi lowongan pekerjaan, tetapi juga kesempatan meningkatkan keterampilan melalui program pelatihan bersertifikat.
Jateng Fair 2026 sendiri berlangsung selama 10 hari, mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026 di kawasan PRPP Semarang. Selain menghadirkan pameran UMKM dan hiburan, berbagai organisasi perangkat daerah juga membuka layanan publik yang dapat masyarakat manfaatkan secara langsung. (*)
Editor: Farah Nazila





