Jateng

Bukan Rusak, Jalan Semarang Utara Bergelombang Akibat Penurunan Tanah

×

Bukan Rusak, Jalan Semarang Utara Bergelombang Akibat Penurunan Tanah

Sebarkan artikel ini
Bukan Rusak, Jalan Semarang Utara Bergelombang Akibat Penurunan Tanah
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau infrastruktur kecamatan Semarang Utara. (Ellya/beritajateng.tv)

Pada 2025, pembangunan jalan beton di sekitar kawasan Lodan telah terlaksana. Pekerjaan tersebut akan berlanjut pada 2026 dengan pembangunan ruas Jalan Lodan menuju kawasan pengasapan ikan.

“Untuk kawasan pengasapan ikan, pembangunannya kami lakukan tahun ini. Sekaligus akan membangun jembatan penyeberangan baru yang menghubungkan kawasan pengasapan dengan wilayah Tanah Mas,” jelasnya.

Terkait aspirasi warga mengenai perluasan area pemakaman, Suwarto menyampaikan bahwa Pemkot belum dapat menindaklanjuti permintaan tersebut. Pasalnya, lahan itu bukan merupakan aset milik Pemerintah Kota Semarang.

Pemkot Semarang juga menyoroti kondisi infrastruktur menuju Kampung Mangut yang masih membutuhkan revitalisasi. Upaya perbaikan rencananya mulai pihaknya lakukan secara bertahap agar akses warga semakin baik.

Sementara untuk penanganan sungai dan kanal, Suwarto menjelaskan bahwa kewenangan berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai.

Meski begitu, Pemkot Semarang tetap melakukan koordinasi, terutama terkait rencana pembangunan jembatan yang membutuhkan rekomendasi teknis dari pemerintah pusat.

“Sungai menjadi kewenangan BBWS. Namun untuk pembangunan jembatan, kami tetap berkoordinasi dan menyesuaikan dengan rekomendasi teknis yang ada,” ujarnya.

Adapun kawasan Kali Baru dan kanal di sekitar Pelabuhan Tanjung Mas hingga Kali Buntu, hingga kini belum terdapat kegiatan pembangunan dari Pemkot Semarang karena masih dalam proses dan menjadi kewenangan pihak terkait. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp