Jateng

Bulan Kedua Dapur Marhaen, Tiga Warga Peterongan Semarang Rela Jalan Kaki untuk Berobat dan Makan Gratis

×

Bulan Kedua Dapur Marhaen, Tiga Warga Peterongan Semarang Rela Jalan Kaki untuk Berobat dan Makan Gratis

Sebarkan artikel ini
Dapur Marhaen
Momen makan siang gratis oleh dapur Marhaen di Kantor DPD PDIP Jawa Tengah, Minggu, 10 Mei 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Antusiasme warga terhadap layanan cek kesehatan gratis dan Dapur Marhaen di Kantor DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah, Kota Semarang, terbilang tinggi.

Hal ini terlihat dari aksi tiga warga asal Kelurahan Peterongan, Sulasih (55), Sri Rahayu (50), dan Eny (55), yang rela berjalan kaki menuju Panti Marhaen, meski ketiganya telah menginjak kepala lima.

Kehadiran Sulasih di Panti Marhaen pada Minggu, 10 Mei 2026 mulanya ԁidorong oleh keluhan kesehatan. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai pencari rosok itu mengaku datang khusus untuk memeriksakan tangannya yang belakangan sering terasa kesemutan.

Usai menjalani pemeriksaan oleh tim medis yang menggandeng UPTD Puskesmas Halmahera, hasil cek kesehatan Sulasih justru menunjukkan kondisi yang normal dan sehat.

“Tadi daftar, terus habis itu langsung ԁiperiksa, ԁikasih obat lalu makan gratis. Hasil [cek kesehatannya] normal, cuma kesemutan saja, ԁikasih obat kesemutan gratis,” ujar Sulasih.

Momen cek kesehatan gratis dan Dapur Marhaen itu menjadi pengalaman pertama bagi Sulasih. Ia mengaku senang karena bisa memeriksakan kesehatannya tanpa harus mengeluarkan biaya, sekaligus mendapat makan gratis di lokasi tersebut.

Menurut Sulasih, kegiatan semacam itu cukup membantu warga, terutama mereka yang selama ini jarang memeriksakan kesehatan karena terkendala biaya.

“PDIP itu memang top, memang jempol nomor satu, bisa membantu teman-teman yang kurang mampu, terima kasih PDIP, selalu sehat bahagia, dan damai semuanya,” ungkap Sulasih.

BACA JUGA: PDIP Kabupaten Semarang Perkuat Kegiatan Sosial, Dapur Marhaen Rutin Bagikan Makanan dan Layanan Kesehatan Gratis

Berbeda dengan Sulasih, layanan cek kesehatan gratis dan Dapur Marhaen ini menjadi kali kedua bagi Eny. Sebelumnya, ia sudah pernah mengikuti program serupa pada 10 April 2026 lalu. Pengalaman itu yang kemudian mendorong Eny mengajak teman-temannya ikut datang ke Panti Marhaen.

Eny mengaku mengetahui adanya program tersebut dari petugas satgas yang berjaga di depan lokasi. Saat melintas, ia ԁitawari untuk masuk dan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.