Pendidikan

Buntut Viral Mahasiswi Hedon Penerima Beasiswa Salah Sasaran, Undip Bakal Verifikasi Ulang KIP-K

×

Buntut Viral Mahasiswi Hedon Penerima Beasiswa Salah Sasaran, Undip Bakal Verifikasi Ulang KIP-K

Sebarkan artikel ini
Undip KIP-K
Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. saat ditemui di Ruang Rapat Rektor Undip, Selasa, 7 Mei 2024. (Yovita/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi ulang bagi penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) pada tahun kedua penerimaan.

Pihaknya pun mengimbau para mahasiswa penerima KIP-K untuk segera melapor ke kampus apabila perekonomiannya telah membaik dan statusnya menjadi mampu. Sehingga, KIP-K akan beralih ke mahasiswa lain yang membutuhkan.

Sebelumnya, saat viral mahasiswi Undip yang menurut dugaan menyalahgunakan KIP-K, pihaknya langsung menghubungi Kemenristekdikti.

BACA JUGA: Curhat Mahasiswi Semarang Penerima KIPK: Hanya Dapat Rp700 Ribu Perbulan, Cukup-cukupin

Dalam proses itu ia menyebut tak ada yang salah dalam proses verifikasi oleh Undip yang kemudian Kemenristekdikti setujui.

Rektor menegaskan, Undip tak keliru dalam verifikasi KIP-K. Pasalnya, KIP-K Undip kebanyakan merupakan terusan dari KIP-K SMA. Sedangkan, yang menerbitkan KIP-K ialah instansi lain.

“Melihat kemarin kita viral banget, saya tegaskan Undip tidak salah untuk verified KIP-K. Jadi KIP-K Undip kebanyakan adalah terusan dari KIP-K SMA. Jadi KIP-K ini instansi lain yang menerbitkan. Oleh karena itu instansi lain sangat terpercaya untuk itu. Dan [waktu itu] mungkin ada sedikit salah dari kita, kita evaluasi. Di awal sudah benar gitu, dan kita sudah verified oleh Kemenristekdikti,” ujar Suharnomo, Selasa, 7 Mei 2024.

Minta mahasiswa Undip penerima KIP-K melapor bila ekonominya telah membaik

Suharnomo pun menyadari tak selamanya mahasiswa kurang mampu penerima KIP-K akan terus begitu. Apabila keadaannya membaik, harapannya mahasiswa tersebut dapat melapor ke pihak kampus.

“Ya mudah-mudahan kalau nanti beliau-beliau [penerima KIP-K] itu sudah ada rezeki, ya please bilang ke kita dong untuk ‘Aku nggak butuh lagi’ lah. Banyak [mahasiswa] yang lain yang membutuhkan,” tuturnya.

BACA JUGA: Usai Heboh Kasus Mahasiswa KIPK Bergaya Mewah Kini Muncul Akun @Undipkorup, Sarang Laporan?

Sebagai informasi, dalam kasus viral tersebut terdapat lima nama mahasiswa yang tertuduh. Salah satunya kini telah mengundurkan diri, sedangkan lainnya masih ada yang berhak menerima.

“Yang satu mengundurkan diri, yang lain, sebenarnya, masih ada yang berhak menerima ya,” terangnya.

Selain itu, Suharnomo pun menyadari mahasiswa penerima KIP-K juga tak mesti selalu tampak kurang mampu. Sehingga, menurutnya wajar apabila di media sosial mereka menampilkan hal yang berbeda dari hidupnya.

“Ya hak orang juga bahwa yang miskin itu tidak harus kelihatan menderita banget ya. Hak-hak mereka juga untuk ya tampil di depan mahasiswa yang lain itu gagah-gagahlah, karena itu kan soal harga diri,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp