Kepala SPPG Kabupaten Blora, Artika Diannita, menyampaikan, untuk di Kabupaten Blora baru terdapat 1 unit dapur yaitu SPPG Kab Blora yang dapat melayani 3.000 sasaran.
“Dapur dilengkapi dengan fasilitas kantor dan dapur yang memiliki peralatan dapur yang sesuai dengan standar dari BGN. Selain itu, juga memiliki 1 unit kendaraan distribusi yang mampu mengangkut 1.050 porsi makanan sekali jalan,” ungkap Artika.
Program MBG ini berlangsung selama 5 hari dalam 1 minggu dengan menu yang berbeda yang Angka Kandungan Gizi (AKG) telah di nilai oleh Ahli Gizi.
“Untuk setiap porsi terdiri dari nasi putih, lauk protein hewani, sayur, buah dan susu. Untuk susu di berikan 2 kali dalam seminggu dan dapat di ganti dengan telur, tahu atau tempe,” sambungnya.
BACA JUGA: Program Makan Bergizi Gratis Mulai Berjalan, 200 Pengusaha Katering PPJI Semarang Siap Jadi Mitra
Berikut tanggapan positif dari murid dan guru di SMPN 6 Blora yang menerima distribusi makanan bergizi.di program MBG tersebut.
“Terkait kegiatan MBG ini dari bapak/ibu guru memberikan respon positif. Mudah-mudahan kedepannya program ini terus bisa berkelanjutan dan nantinya mudah-mudahan bisa meningkatkan mutu dan kualitas peserta didik di SMP 6 Blora,” terang Eko Adi Purwanto, Plh. Kepala Sekolah SMPN 6 Blora.
Eko mengungkapkan, sebelumnya para siswa sudah banyak yang antusias dan menanti pelaksanaan program MBG. Dan pada hari ini, Senin 13 Desember 2025 program tersebut berlangsung dan para siswa tampak senang.
“Untuk anak-anak sendiri sama, kami dari pihak sekolah selalu di tanyai para siswa kira-kira program makan gratisnya itu kapan. Dan mereka sangat berminat sekali dengan program seperti itu dan hari ini seperti harapan mereka,” tambah Eko.
SMP 6 Blora menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan kesempatan pada sekolahnya untuk menjadi pionir sampling program makan bergizi di Kabupaten Blora.





