Di bidang infrastruktur, kondisi jalan mantap di Kabupaten Blora telah mencapai sekitar 70 persen. Salah satu ruas yang telah selesai ditingkatkan adalah Jalan Tunjungan–Japah. Yakni melalui dukungan dana Instruksi Presiden (Inpres) dan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Harapan kami sebelum masa jabatan berakhir, jalan di Kabupaten Blora bisa tuntas 100 persen,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Arief juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora tengah mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang rencanya berlangsung pada 2027.
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Tengah Padmasari Mestikajati mengapresiasi konsistensi masyarakat Desa Trembulrejo dalam menjaga tradisi sedekah bumi melalui pagelaran wayang kulit dan ketoprak.
Menurutnya, pelestarian budaya lokal menjadi bagian penting dari pembangunan desa karena mampu memperkuat identitas masyarakat sekaligus menjadi media pendidikan budaya bagi generasi muda.
Kepala Desa Trembulrejo Muhamad Imroni juga mengajak generasi muda mulai mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin desa menjelang Pilkades Serentak 2027.
“Monggo para pemuda dan pemudi Trembulrejo yang ingin memajukan desa agar mulai menyiapkan diri. Siapa pun yang memiliki niat baik untuk membangun desa, silakan ikut berpartisipasi dalam Pilkades 2027 nanti,” ujarnya.
BACA JUGA: Perhutani Blora Gelar Simulasi Penanganan Karhutla, Latih Respons Cepat Hadapi Musim Kemarau
Pagelaran wayang kulit dengan lakon Babad Wanawarta yang dibawakan dalang Ki Sigit Ariyanto berlangsung hingga larut malam dan menjadi puncak perayaan Sedekah Bumi Desa Trembulrejo, yang setiap tahun digelar sebagai wujud syukur atas hasil panen sekaligus upaya melestarikan budaya lokal. (*)
Editor: Farah Nazila





