BLORA, beritajateng.tv – Bupati Blora Arief Rohman mengukuhkan 312 atlet dan pelatih yang akan memperkuat kontingen Kabupaten Blora pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Pengukuhan tersebut menjadi awal perjuangan Blora untuk mempertahankan posisi enam besar yang teraih pada Porprov 2023.
Prosesi pengukuhan berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora, Sabtu, 4 Juli 2026. Sebanyak 243 atlet dan 69 pelatih akan mewakili Kabupaten Blora pada ajang olahraga terbesar di Jawa Tengah yang berlangsung di kawasan Semarang Raya, meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga pada 25–31 Oktober 2026.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menunjuk Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, sebagai Ketua Kontingen Kabupaten Blora.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Blora, H. Setiyono, mengatakan persiapan menuju Porprov telah terlaksana secara bertahap sejak babak kualifikasi.
Dari 47 cabang olahraga anggota KONI Blora, sebanyak 37 cabang berhasil lolos dan terpastikan tampil pada Porprov XVII Jawa Tengah.
“Total kontingen Blora mencapai 357 orang yang terdiri atas 243 atlet, 69 pelatih, dan 45 ofisial. Ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang cukup panjang,” ujarnya.
BACA JUGA: Rekomendasi Kuliner Semarang yang Cukup Ikonik, Cocok Jadi Buah Tangan untuk Keluarga
Setiyono menjelaskan seluruh atlet akan mengikuti Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) mulai 23 Juli hingga 24 Oktober 2026. Durasi latihan disesuaikan dengan target prestasi masing-masing atlet.
Atlet yang ditargetkan meraih medali emas akan menjalani Puslatkab selama 72 hari, target medali perak selama 48 hari, sedangkan atlet yang diproyeksikan meraih perunggu maupun peringkat empat menjalani latihan selama satu bulan. Sementara atlet nonmedali juga tetap diwajibkan mengikuti program Puslatkab.
Selain program latihan, KONI Blora memberikan dukungan berupa insentif pembinaan, uang makan selama Puslatkab, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan, mulai Juni hingga Desember 2026.
Meski demikian, Setiyono mengakui pembinaan masih menghadapi sejumlah tantangan. Beberapa atlet saat ini menempuh pendidikan di luar daerah, bekerja di luar Kabupaten Blora, hingga mengikuti pendidikan TNI maupun Polri sehingga pengawasan latihan tidak dapat terlaksana secara maksimal.
Namun, ia optimistis kontingen Blora mampu bersaing dan mempertahankan prestasi yang diraih pada Porprov sebelumnya.
Pada Porprov XVI Jawa Tengah 2023, Kabupaten Blora berhasil mengoleksi 123 medali, terdiri atas 39 emas, 43 perak, dan 41 perunggu, sekaligus menempati peringkat keenam dari 35 kabupaten/kota.
“Kami menargetkan minimal mempertahankan peringkat enam dan akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih prestasi yang lebih baik,” tegas Setiyono.
BACA JUGA: Targetkan Domino Jadi Cabor Resmi, Pengprov Orado Audiensi dengan KONI Jateng
Sementara itu, Bupati Arief Rohman meminta seluruh atlet dan pelatih menjaga disiplin, meningkatkan semangat berlatih, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti Porprov XVII Jawa Tengah.
“Kami berharap seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas dan terus semangat berlatih. Prestasi yang teraih bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Blora di tingkat Jawa Tengah,” ujar Arief.
Ia berharap seluruh kontingen mampu menampilkan performa terbaik dan membawa pulang prestasi yang lebih baik dari penyelenggaraan Porprov sebelumnya. (*)
Editor: Farah Nazila





