Nasional

Jelang Kunjungan ke Indonesia, Lawatan Narendra Modi Bisa Buka Babak Baru Kerja Sama RI-India

×

Jelang Kunjungan ke Indonesia, Lawatan Narendra Modi Bisa Buka Babak Baru Kerja Sama RI-India

Sebarkan artikel ini
Jelang Kunjungan ke Indonesia, Lawatan Narendra Modi Bisa Buka Babak Baru Kerja Sama RI-India
Kunjungan resmi Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia. (Doc. Dubes India)

JAKARTA, beritajateng.tv – Menjelang kunjungan resmi Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia dalam waktu dekat, perhatian publik kembali tertuju pada perjalanan kepemimpinannya yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

Memasuki periode ketiga sebagai kepala pemerintahan, Modi berhasil membawa India menjalani transformasi besar di sektor ekonomi, infrastruktur, investasi, hingga kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan tersebut proyeksinya menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India yang selama ini terus berkembang di berbagai bidang. Mulai dari perdagangan, investasi, pertahanan, ekonomi digital hingga kerja sama kawasan Indo-Pasifik.

Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, mengatakan lawatan Narendra Modi harapannya membuka peluang baru bagi kedua negara dalam memperluas kemitraan strategis.

“Kunjungan resmi Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Indonesia dan India selama ini menjalin kerja sama yang erat di berbagai sektor. Mulai dari perdagangan, investasi, pertahanan, ekonomi digital hingga penguatan stabilitas kawasan Indo-Pasifik,” ujar Sandeep.

Narendra Modi kembali dilantik sebagai Perdana Menteri India untuk masa jabatan ketiga berturut-turut pada 9 Juni 2024.

BACA JUGA: Investor India Bangun Pabrik Farmasi di Semarang, China dan UEA Masih Wait and See Geopolitik Global 

Keberhasilan mempertahankan kepercayaan publik tersebut menjadi cerminan dukungan masyarakat terhadap arah pembangunan yang pemerintahannya jalankan sejak pertama kali berkuasa pada 2014.

Selama memimpin India, Modi mengusung visi pembangunan yang berlandaskan filosofi Sabka Saath, Sabka Vikas, Sabka Vishwas atau Bersama Semua, Pembangunan untuk Semua, Kepercayaan Semua.

Prinsip tersebut di terjemahkan melalui berbagai kebijakan yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, reformasi ekonomi, peningkatan investasi, penguatan industri nasional, hingga perluasan program perlindungan sosial.

Lahir di Gujarat pada 17 September 1950 dari keluarga sederhana, Modi berasal dari kelompok masyarakat Other Backward Class (OBC).

Latar belakang tersebut telah membentuk karakter kepemimpinannya yang dekat dengan masyarakat dan memberi perhatian terhadap kelompok berpenghasilan rendah.