BLORA, beritajateng.tv – Bupati Blora Arief Rohman melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu, 24 Juni 2026. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan daerah.
Pelantikan yang berlangsung di Blora itu turut terhadiri Wakil Bupati Sri Setyorini, Ketua DPRD Blora Mustopa, Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi, dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Empat pejabat yang di lantik yakni Nidzamudin Al Hudda sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Puji Ariyanto sebagai Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan, Widodo sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Agus Listiyono sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Blora.
Bupati Arief Rohman mengatakan, pengisian jabatan tersebut merupakan hasil seleksi terbuka yang telah berlangsung sejak April 2026. Dengan menerapkan prinsip meritokrasi sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Seluruh tahapan seleksi telah terlaksanakan dengan mempertimbangkan kompetensi, kualifikasi, integritas, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi,” kata Arief dalam sambutannya.
BACA JUGA: HUT ke-76 RSUD Blora, Bupati Arief Rohman Resmikan Gedung Eksekutif Nusa Indah untuk Layanan VVIP
Ia menegaskan bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Khusus kepada Kepala DPUPR yang baru, Arief meminta agar pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, kemantapan jalan dan jembatan, pengelolaan sumber daya air, serta penataan ruang yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Infrastruktur merupakan program prioritas. Terus bangun komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat karena harapan masyarakat sangat besar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan di minta fokus mewujudkan kawasan hunian yang layak dan sehat. Sekaligus meningkatkan pelayanan transportasi yang aman dan tertib bagi masyarakat.
Di sektor kebencanaan, Kepala Pelaksana BPBD yang baru harapannya mampu memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi berbagai potensi bencana. Yakni melalui peningkatan koordinasi dan sinergi lintas sektor.
Adapun Sekretaris DPRD Kabupaten Blora diminta memastikan dukungan administratif, keuangan, dan fasilitasi kepada DPRD berjalan optimal. Sekaligus menjaga hubungan harmonis antara lembaga legislatif dan eksekutif.
Arief menekankan bahwa para pejabat yang baru di lantik memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan program pembangunan daerah. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat untuk tidak terjebak dalam rutinitas birokrasi semata.
“Jangan hanya bekerja secara rutin. Hadirkan inovasi dan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
BACA JUGA: Serahkan SK Pensiun 70 ASN Pemkab Blora, Bupati Arief: Teruslah Mengabdi untuk Masyarakat
Selain itu, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Blora diminta terus menjunjung tinggi integritas, disiplin, profesionalitas, dan etika kerja sebagai bagian dari komitmen reformasi birokrasi.
Bupati berharap para pejabat yang baru di lantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawabnya, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta menghadirkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Blora. (*)
Editor: Farah Nazila





