SEMARANG, beritajateng.tv – Seiring memasuki puncak arus mudik H-3 Lebaran, Polres Semarang melakukan strategi pemecahan konsentrasi pengunjung di Rest Area KM 429A Ungaran.
Langkah itu guna memastikan kepadatan kendaraan pemudik tidak menumpuk di satu titik yang berpotensi memicu kemacetan hingga ke jalur utama tol.
BACA JUGA: Daftar Rest Area Tol Trans Jawa Wilayah Jateng yang Tersedia SPKLU, Pemudik Mobil Listrik Wajib Tahu
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, menjelaskan bahwa Rest Area KM 429A merupakan titik lelah favorit, sehingga pengelolaannya harus secara ekstra ketat melalui sistem kanalisasi dan pengalihan arus.
“Di pintu masuk, kami melakukan kanalisasi dan memberikan imbauan langsung kepada para pemudik. Jika fasilitas yang dibutuhkan, seperti pengisian BBM, sangat mendesak, kendaraan kami persilakan masuk. Namun jika tidak, kami arahkan ke titik berikutnya,” jelas AKBP Ratna di lokasi, Rabu, 18 Maret 2026 dini hari.
Alternatif Arahkan ke Rest Area KM 439A
Sebagai solusi, Polres Semarang mengoptimalkan penggunaan Rest Area KM 439A yang terletak hanya berjarak 10 kilometer setelah KM 429A. Fasilitas di lokasi tersebut dinilai cukup memadai untuk menampung limpahan pemudik yang ingin beristirahat tanpa harus terjebak antrean.
“Jaraknya relatif dekat, hanya sekitar 10 menit perjalanan dari sini. Dengan mendistribusikan kendaraan ke KM 439A, pemudik bisa beristirahat dengan lebih nyaman dan aman tanpa harus berdesakan,” tambahnya.
BACA JUGA: Lebih Luas dan SPKLU Terbanyak, Rest Area KM 439A Tol Semarang–Solo Siap Sambut Pemudik
Guna menjaga kelancaran sirkulasi kendaraan di dalam kawasan rest area, petugas juga terus mengingatkan pemudik untuk membatasi durasi istirahat maksimal 30 menit. Hal ini penting agar kantong parkir dapat digunakan secara bergantian oleh pemudik lain yang baru tiba.
“Tujuannya agar semua pemudik mendapatkan hak yang sama untuk beristirahat. Kami minta kerja samanya agar tidak terjadi penumpukan yang bisa mengganggu kamseltibcar lantas di jalur tol,” tandas Kapolres. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





